Logo Sulselsatu

Amran Mahmud Jadi Pembicara Diskusi Kearifan Lokal Era Revolusi Industri 4.0

Asrul
Asrul

Senin, 23 September 2019 15:38

Bupati Wajo Amran Mahmud saat jadi pembicara dalam diskusi publik bertajuk kearifan lokal di era revolusi industri 4.0 di Kampus Unismuh Makassar. (Sulselsatu/Ashrawi Muin)
Bupati Wajo Amran Mahmud saat jadi pembicara dalam diskusi publik bertajuk kearifan lokal di era revolusi industri 4.0 di Kampus Unismuh Makassar. (Sulselsatu/Ashrawi Muin)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bupati Wajo Amran Mahmud jadi pembicara dalam diskusi publik tentang kearfian lokal di era Revolusi Industri 4.0 yang digelar Program Studi Manajemen Unismuh di Kampus Unismuh Makassar, Senin (23/9/2019).

Diskusi publik tersebut dihadiri ribuan peserta yang umumnya adalah mahasiswa Unismuh Makassar.

Selain Bupati Wajo, diskusi publik ini juga menghadirkan tiga narasumber lain yaitu Bupati Enrekang Muslimin Bando, Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto, dan Wakil Wali Kota Makassar periode 2013-2018 Syamsu Rizal.

Baca Juga : Unismuh Makassar Gelar Jalan Sehat Semarak Milad ke-63, Ribuan Peserta Ikut Meriahkan

Dalam kesempatan ini, Amran menuturkan mengenai potensi-potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Wajo seperti potensi pertanian, perikanan dan kelautan.

“Wajo adalah daerah yang memiliki SDA cukup melimpah di mana area pertanian lebih dari 100 ribu hektare, terbesar di Sulsel. Potensi perikanan dengan danau seluas 16 ribu hektare dan pesisir pantai seluas 103 km,” kata Amran.

Selain itu, Amran juga menuturkan soal potensi kain sutra Sengkang yang mendunia.

Baca Juga : Pelantikan Pejabat Struktural Unismuh Jadi Momentum Penguatan I-GIFT dan Budaya Amanah

Menurut Amran, semua potensi SDA ini akan menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi apabila dikelola dengan baik.

Sayangnya, masih kurang kaum millenial yang tertarik mengembangkan potensi SDA.

Untuk itu, Pemkab Wajo kata dia, bertekad meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya kaum millenial dengan memberikan pembekalan keterampilan.

Baca Juga : Dua Profesor Jepang Akan Berkuliah Tamu di Unismuh, Buka Peluang Riset dan Pertukaran Mahasiswa

Hal ini mengingat bahwa Revolusi Industri 4.0 menutut masyarakat untuk bergerak cepat seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi.

“Kita berikan anak-anak pembekalan skill. Karena kalau tidak dibarengi dengan keahilan maka mereka tidak mampu bersaing untuk merebut peluang usaha yang ada,” kata Amran.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....