Logo Sulselsatu

Selain Prajurit TNI, Tiga Mahasiswa Tewas dalam Bentrokan di Wamena

Asrul
Asrul

Selasa, 24 September 2019 08:55

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (int)
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Bentrokan antara mahasiswa dan aparat keamanan di Wamena pada Senin kemarin mengakibatkan satu prajurit TNI dan tiga mahasiswa tewas. Selain korban tewas, puluhan mahasiswa luka-luka.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo memastikan tiga mahasiswa yang tewas itu merupakan mahasiswa yang kuliah di luar Papua yang sedang pulang kampung.

Dedi menjelaskan kejadian ini berawal dari sekitar 200 mahasiswa eksodus yang menduduki Universitas Cendarawasih (Uncen) untuk membuat posko penampungan. Namun polisi mengklaim hal itu ditolak pihak rektorat dan mahasiswa Uncen.

Baca Juga : VIDEO: Nongkrong di Cafe, Mahasiswa UMI Makassar Tewas Diserang OTK

Pihak rektorat pun memanggil aparat kepolisian untuk membubarkan kerumunan mahasiswa eksodus tersebut.

“Pihak rektorat menolak keberadaan mahasiswa tersebut karena mengganggu proses belajar mengajar. Rektorat langsung hubungi Kapolda Papua, Kapolda Papua langsung kirim pasukan untuk negosiasi,” ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (23/9) dilansir dari CNNIndonesia.

Usai bernegosiasi, kata Dedi, mahasiswa eksodus tersebut sepakat untuk meninggalkan Uncen dan kembali ke Taman Budaya Ekspo Waena, Jayapura. Mereka pun menuju Ekspo Waena dengan menggunakan kendaraan TNI-Polri.

Baca Juga : Keluarga Randi Kecewa 6 Polisi di Kendari Dihukum Ringan

Selama di perjalanan situasi berlangsung cukup kondusif. Namun pada pukul 12.00-13.00 WIT, mahasiswa menurut Dedi secara membabi buta justru menyerang aparat TNI-Polri yang mengantar mereka.

“Secara mendadak mahasiswa tersebut menyerang membabi buta, mengakibatkan satu rekan kita dari TNI gugur, mengalami luka pada punggung maupun bacokan,” ucapnya.

Dedi mengatakan aparat mengambil tindakan sesuai dengan Perkap 1 tahun 2009 dan Perkap 7 tahun 2009 melakukan tindakan untuk melumpuhkan para mahasiswa yang sangat anarkis.

Baca Juga : Dua Mahasiswa Tewas, Polisi di Kendari Hanya Dikenai Sanksi Penundaan Kenaikan Jabatan

“Akibat dari tindakan tersebut ada tiga yang diduga mahasiswa eksodus tersebut meninggal dunia, kemudian 20 luka-luka,” tuturnya.

Dugaan sementara, kata Dedi, ketiga orang tersebut meninggal karena peluru karet. Namun untuk memastikan pihaknya bakal melakukan autopsi.

“Jadi dugaan karena peluru karet. Tim DVI harus mengecek yang bersangkutan dulu, identitasnya, pembanding antemortem dan postmortem, didalami DVI RS Bhayangkara Jayapura,” ucapnya.

Baca Juga : Jadi Korban Tewas, Akbar Alamsyah Malah Ditetapkan Tersangka Demo Rusuh

Selain di Jayapura, kerusuhan juga pecah di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Di Wamena, jumlah korban tewas lebih banyak yakni 17 orang.

Komandan Kodim (Dandim) 1702/Jayawijaya Letkol Inf Chandra Diyanto menyebut 17 orang warga sipil yang meninggal akibat demonstrasi berujung kerusuhan di Wamena, Papua, Senin (23/9).

Chandra mengatakan warga sipil yang meninggal tersebut akibat luka benda tajam selain menjadi korban kebakaran. Selain 17 orang meninggal, tercatat 65 warga mengalami luka-luka. Saat ini mereka dirawat di RSUD Wamena.

Baca Juga : VIDEO: DPRD Sulsel Minta Pemprov Santuni Korban Kerusuhan Wamena

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...