Logo Sulselsatu

Trump Anggap Fraksi Demokrat Buat Lelucon Soal Pemakzulannya

Asrul
Asrul

Kamis, 26 September 2019 12:58

Donald Trump (int)
Donald Trump (int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) merespons upaya fraksi Demokrat di Dewan Perwakilan AS untuk melengserkannya atau memakzulkan. Trum menganggap rencana tersebut sebagai lelucon belaka.

“Ketika mereka melihat informasi tersebut, itu adalah sebuah lelucon. Pemakzulan karena alasan seperti itu?” kata Trump di New York pada Kamis (26/9).

Fraksi Demokrat di Dewan Perwakilan AS mulai membuka penyelidikan demi memulai proses pemakzulan Trump. Proses tersebut dibuka setelah Trump dituduh menyalahgunakan wewenang sebagai presiden untuk menghalangi langkah eks wakil presiden AS, Joe Biden, bersaing di pemilihan presiden pada 2020.

Baca Juga : Demokrat Dukung Kenaikan PPN 12 Persen, Ini Syarat dan Alasannya

Trump dituduh menekan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, untuk menyelidiki dugaan korupsi yang dilakukan putra Biden, Hunter Biden, yang merupakan anggota komisaris perusahaan energi Ukraina, Burisma.

Kasus dugaan korupsi itu diduga dibuat-buat lantaran Trump tidak memiliki bukti awal.

Proses penyelidikan untuk pemakzulan ini berawal dari laporan seorang whistleblower yang bekerja sebagai agen intelijen AS. Dia melaporkan hasil sadapan telepon antara Trump dan Zelensky pada 25 Juli lalu.

Baca Juga : VIDEO: Presiden Prabowo Telepon Donald Trump, Ucapkan Selamat

Dalam percakapannya, Trump dilaporkan mendesak Zelensky untuk menyelidiki dugaan korupsi Hunter. Dalam penelusurannya, Trump dilaporkan sudah delapan kali menghubungi Zelensky untuk mendesak agar permintaannya dikabulkan sejak sekitar Mei lalu.

Dikutip CNNIndonesia dari AFP, selain membantah tudingan itu, Trump melalui Gedung Putih juga merilis transkrip percakapannya dengan Zelensky.

Simpulan transkrip percakapan itu menunjukkan Trump mengatakan bahwa Jaksa Agung AS, Bill Barr, dan kuasa hukumnya, Rudy Giuliani, akan menghubungi Zelensky untuk membicarakan penyelidikan aktivitas bisnis Hunter Biden di Ukraina.

Baca Juga : Demokrat Bersama Danny Pomanto Target Menang di Pilkada

Transkrip itu tidak menunjukkan secara eksplisit bahwa Trump memberikan bantuan ke Ukraina agar Zelensky mau menyelidiki Biden. Namun, kedua pemimpin memang membahas sejumlah paket bantuan AS ke Ukraina yang sempat ditangguhkan Trump, dan kembali disalurkan dalam beberapa pekan terakhir.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional25 Agustus 2026 10:30
KKI 2026 Catat Transaksi Rp144,2 Miliar, UMKM Sulsel Tembus Pasar Global
Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 mencatat peningkatan transaksi sekaligus memperluas akses UMKM Indonesia ke pasar nasional dan global....
Metropolitan25 Agustus 2026 09:54
Ribuan Kafilah Hadir, Appi Sebut MTQ VIII KORPRI Nasional Gerakkan Ekonomi Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional Tahun 20...
News25 Agustus 2026 09:53
Idrus Marham Luncurkan Buku tentang NU dan Tantangan Peradaban
SULSELSATU.com, JAKARTA – Mantan Menteri Sosial Idrus Marham memperkenalkan buku terbarunya berjudul Nahdlatul Ulama & Tantangan Peradaban d...
Makassar25 Agustus 2026 08:31
MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka di Makassar, Hotel, Pasar hingga Kuliner Ikut Bergeliat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional Tahun 2026 resmi dibu...