Logo Sulselsatu

Sejumlah Warga Parepare Tolak Pembangunan Masjid di Lumpue

Asrul
Asrul

Kamis, 26 September 2019 19:21

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Sejumlah warga di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare menolak pembangunan masjid di atas lahan seluas 40×15 meter di wilayah tersebut. Pembangunan masjid tersebut diinisiasi oleh AKBP Purn. Andi Djenne.

Pembangunan masjid itu rencananya akan dibangun menggunakan biaya sendiri dimana material bahan bangunan telah disiapkan di lokasi

“Alhamdulillah, saya mau bangun masjid di atas lahan saya sendiri, tapi ada oknum warga yang menolak,” tutur DJenne, Kamis (26/9/2019).

Baca Juga : VIDEO: Kebakaran Lahan Kosong di Belakang Kantor Dispora Parepare

Terkait penolakan itu, Djenne tidak mengetahui pasti alasan dari warga. Yang ia ketahui, penolakan ini diprovokasi oleh oknum warga yang merupakan guru sekolah dasar.

“Kita mau mendirikan rumah ibadah kok dihalangi. Padahal itu kan untuk kepentingan kita semua sebagai umat muslim. Saya kan ingin bangun masjid tanpa menyalahi aturan apalagi merampas hak warga lain,” sesalnya.

Persoalan penolakan pembangunan masjid tersebut, kata dia, telah ditangani oleh pihak Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat. Pasalnya, warga mengumpulkan tanda tangan untuk ikut menolak rencana pembangunan Masjid itu.

Baca Juga : Tiba di Parepare, Pj Gubernur Sulsel Tebar Benih Udang Vaname dan Tanam Pisang Cavendish

“Sudah ditangani Pak Lurah tapi belum ada solusi. Insyaallah, saya tidak urung untuk membangun masjid. Kami harap pemerintah mengedepankan asas kepentingan orang banyak terutama bagi umat muslim,” ungkapnya.

Lurah Lumpue, Ilyas, saat ditemui mengungkapkan alasan terjadinya penolakan pembangunan masjid dari oknum warga.

“Itu karena warga nilai letak lokasi rencana pembangunan tak jauh dari Masjid yang ada, jadinya kan berdekatan begitu,” katanya.

Baca Juga : VIDEO: Capres Anies Baswedan Bakal Hadiri Kampanye di Parepare

Dia menjelaskan, terjadi pro kontra antar warga terkait rencana pembangunan masjid tersebut. Masyarakat yang mendukung, kata dia, tak kalah banyak dan dibuktikan dengan tanda tangan dalam surat pernyataan.

Ilyas pun menyatakan mendukung berdirinya masjid di wilayahnya sepanjang tidak menimbulkan konflik ditengah masyarakat.

“Kita ketahui ada penolakan dan pendukung, kita dukung sepanjang tidak menimbulkan konflik ditengah masyarakat,” katanya.

Baca Juga : VIDEO: Pohon Tumbang hingga Kabel Listrik Putus saat Hujan Deras di Parepare

Penulis: Andi Fardi
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Mei 2026 22:38
VIDEO: BI Sebut Rupiah Undervalued, Perry Yakin Akan Kembali Menguat
SULSELSATU.com – Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut rupiah saat ini undervalued. Pernyataan itu disampaikan usai bertemu Presiden Prab...
Hukum05 Mei 2026 22:21
Marak Tambang Galian C Ilegal di Takalar, Komisi lll DPR-RI Desak Polisi Tertibkan
SULSELSATU.com, TAKALAR – Warga di Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulsel, mengeluhkan kembali maraknya aktivitas tambang g...
Makassar05 Mei 2026 22:11
UNM Resmi Umumkan Pemenang Prapeksimida 2026, Ini Daftar Jawaranya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi mengumumkan daftar pemenang Seleksi Internal Prapeksimida 2026 setelah pelaks...
Makassar05 Mei 2026 22:05
UNM Gelar Seleksi Internal Pertama, Siapkan Delegasi Terbaik Menuju Peksimida dan Peksiminas
SULSELSATU.con, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar Seleksi Internal Prapeksimida 2026 yang berlangsung pada 1–3 Mei...