Logo Sulselsatu

Bank Sampah Masih Perlu Pembenahan

Asrul
Asrul

Senin, 30 September 2019 11:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar Iskandar menyebut penanganan bank sampah masih memerlukan adanya pembenahan.

Salah satu contohnya adalah masalah validasi data yang biasa terjadi di bank sampah yang ada di pasar.

“Kalau bank sampah yang perlu pembenahan adalah bank sampah di pasar. Bank sampah di pasar sebenarnya sudah jalan secara maksimal tapi kadang data yang biasa kita dapat, sampah yang masuk ke Bank Sampah tidak terdata secara valid,” ujar Iskandar.

Baca Juga : FIFGROUP Edukasi Warga Makassar Kelola Sampah Bernilai Ekonomi Lewat Bank Sampah Binaan

Sedangkan untuk bank sampah yang ada di masyarakat, menurut Iskandar, diperlukan peran aktif RT RW.

“Jangan sampai karena persoalan ke depan nanti ini sehingga motivasi masyarakat utamanya Ketua RT/RW berkurang dalam penanganan Bank Sampah unit di wilayahnya,” katanya.

Dia menambahkan, dari 800 unit bank sampah yang sudah dilakukan penandatanganan kontrak kerja sama antara bank sampah unit dan bank sampah pusat, baru 400 unit yang berjalan maksimal.

Baca Juga : Lebih Efisien, DLH Makassar Adakan 38 Motor Listrik Jadi Kendaraan Dinas

“Kendalanya banyak sekali banyak sekali. Pertama karena tadinya kan berpengaruh kepada pemilihan ketua RT RW. Kedua, karena dari beberapa wilayah seperti perumahan menganggap bahwa nilai dari bank sampah itu sedikit sehingga dia tidak menjadikan sebagai edukasi bahwa walaupun perumahan elit, kita bisa melibatkan para pembantu-pembantunya untuk mengedukasi bahwa sampah yang dibuang selama ini punya nilai,” jelas Iskandar.

Iskandar menekankan, sebaiknya dari setiap rumah masing-masing dilakukan pemilahan sampah lalu sosialisasi melalui kerjasama yang dikendalikan oleh asosiasi bank sampah.

“Masih ada beberapa kecamatan yang melakukan sosialisasi dan di bank sampah pusat juga biasa mengundang bank sampah unit yang kita anggap tidak terlalu bagus jalannya, kita tanya apa permasalahannya sebenarnya,” kata Iskandar.

Baca Juga : DLH Makassar Gelar Forum SKPD 2025, Fokus Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

Lebih lanjut dia menekankan, bahwa persoalan sampah sebenarnya tidak sulit dikelola. Hanya saja dibutuhkan kepedulian dari seluruh masyarakat.

“Kalau peduli mengolah sampah, semua bisa teratasi. Jadi prinsipnya untuk sampah dengan lingkungan, mulai dari diri sendiri dulu seperti misalnya membawa tumbler sendiri. Kalau tidak dilakukan sekarang bakal susah. Itu saja kuncinya,” tandasnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan13 Agustus 2026 13:17
Makassar Marketing Festival 2026 di Kalla Institute Soroti Peran AI
Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) diperkirakan semakin mengubah kebutuhan kompetensi di dunia kerja....
Ekonomi13 Agustus 2026 13:01
Samsung Hadirkan Galaxy Tab S10 FE Series dan Galaxy Tab S10 Lite, Pilihan Tablet untuk Beragam Gaya Hidup
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Samsung Electronics Indonesia menghadirkan dua pilihan tablet yang menyasar kebutuhan pengguna dengan aktivitas berbeda, ...
Makassar13 Agustus 2026 12:42
Di Bawah Plt Direksi, Kinerja dan Efisiensi PDAM Makassar Dorong Laba Lampaui Targe
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kinerja keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar menunjukkan perbaikan signifikan sepanjang 2026. Hingga akhir Juli, laba...
News13 Agustus 2026 11:21
PLTM Salu Noling 2×5 MW Kantongi SLO, Siap Menuju Operasi Komersial
Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Salu Noling berkapasitas 2x5 Megawatt (MW) di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, resmi mengantongi Sertifika...