SULSELSATU.com, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA) meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov Sulsel untuk menasehati anak-anaknya untuk tidak mengikuti aksi demonstrasi.
Hal ini disampaikan Nurdin pada upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Selasa (1/10/2010).
Imbaun Nurdin tersebut untuk menyikapi aksi demonstrasi yang terjadi di beberapa daerah soal sejumlah rancangan undang-undang kontroversial.
“Supaya kegiatan-kegiatan aksi anak-anak kita agar lebih damai kalau perlu dinasihati untuk tidak ikut-ikutan, karena kita memahami betul idealisme mahasiswa untuk menyampaikan buah-buah pikiran aspirasi mereka, tapi yang berbahaya adalah ketika gerakan ini ditunggangi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Nurdin.
Selain itu, dia juga menceritakan bagaimana keadaan mahasiswa korban tabrakan saat aksi demonstrasi beberapa hari yang lalu.
“Kemarin saya bersama kapolda melihat korban daripada aksi demonstrasi itu, ada yang patah kaki padahal itu bapaknya baru saja meninggal, jadi dia anak tunggal jadi dia meraung-raung terus-menerus karena satu-satunya harapan yang kira-kira yang akan membantu ibunya untuk mensejahterakan keluarganya,” ungkapnya.
Baca Juga : Disebut Masuk Tim Pemenangan Paslon di Pilgub Sulsel, Ini Kata Nurdin Abdullah
Menurut dia, segala tuntutan mahasiswa telah sampai kepada Presiden Joko Widodo. “Saya kira semua apa yang menjadi tututan mahasiswa sekarang sudah dipahami oleh Bapak Kepala Negara Bapak Jokowi sudah memberikan statement menunda penetapan RUU itu,” pungkasnya.
Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya
Baca Juga : Iksan Iskandar Bersama Warga Jeneponto Terharu Saat Bertemu Nurdin Abdullah
Baca Juga : Iksan Iskandar Bersama Warga Jeneponto Terharu Saat Bertemu Nurdin Abdullah
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar