Logo Sulselsatu

Pesona LCGC Mulai Memudar, Penjualan Terjungkal

Asrul
Asrul

Senin, 07 Oktober 2019 13:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Penjualan mobil ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) mulai sepi. Minat beli ini mulai terjungkal seiring baderolnya kian naik.

Saat ini ada delapan model LCGC yang ditawarkan Daihatsu, Toyota, Honda, Suzuki, dan Datsun. Dari total delapan produk itu, model paling mahal adalah varian tertinggi Brio Satya yang dijual Rp167,6 juta, sedangkan yang termurah varian terendah Daihatsu Ayla dengan banderol Rp98,1 juta.

Saat pertama kali program LCGC meluncur pada 2013, produk-produk yang dijual harganya lebih banyak di bawah Rp100 juta. Harga rendah menarik minat masyarakat, LCGC menjadi segmen terlaris kedua di bawah low MPV dan sanggup mempertahankan total penjualan nasional di atas 1 juta unit.

Baca Juga : Lebih Garang, Penampakan Agya GR-Sport yangTak Lagi di Kelas LCGC

Namun seiring pergantian tahun, penyesuaian perpajakan, dan pengembangan, harga masing-masing produk bergerak naik menjauhi label ‘di bawah Rp100 juta’.

Melansir CNNIndonesia, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada Januari-Agustus 2019, total penjualan seluruh produk LCGC sejumlah 137.406 unit. Hasil itu turun dibanding pencapaian tahun lalu untuk periode sama, yakni 153.534 unit.

Para pemegang merek menilai harga yang semakin mahal bukan penyebab LCGC ditinggal konsumen Tanah Air. Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi mengatakan penjualan LCGC terus anjlok karena tren pasar tahun ini sangat tidak bersahabat. Semua penjualan segmen mobil terasa menyusut.

Baca Juga : Corona Mewabah, Agya-Ayla Diluncurkan Via Online

“Kedua penjualan LCGC tidak bisa dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, khususnya 2017, karena itu tahun Calya baru launch, wajar sekarang 2019 sudah lebih normal level,” kata Anto, Senin (7/10/2019).

Kata Anton harga LCGC saat ini masih dalam taraf wajar. Kenaikan banderol disebut mengikuti ketentuan pemerintah, terlebih harga juga dikatakan selaras dengan penambahan fitur.

“Kenaikan harga ini ada beberapa faktor, baik inflasi, kurs (mata uang), pajak, dan add fitur. Rasanya tidak cuma LCGC yang mengalami kenaikan harga,” kata Anton.

Baca Juga : Terlaris, Brio Satya Depak Calya-Sigra di Pasar LCGC

Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra menuturkan saat ini situasi pasar otomotif sedang berselimut awam hitam. Penjualan masing-masing segmen mobil dan merek terus merosot.

Gaikindo sendiri telah merevisi target penjualan dari semula 1,1 juta unit, menjadi 1 juta unit hingga akhir tahun.

Amelia berpendapat meski ada kebijakan APM ‘membanting’ harga LCGC, itu dirasa tidak bakal mengerek penjualannya. Sebab ia melihat daya beli mobil di Indonesia sekarang sedang melemah.

Baca Juga : Rancang Draft PPnBM Jilid Dua, Kemenkeu Ingin Pungut Pajak di LCGC

“Mau dibanting harganya jika daya beli tidak ada pasar mobil juga tidak naik. Launch produk-produk baru jika tidak ada daya beli, pasar juga tidak naik,” kata Amelia.

Amelia bertutur, hal yang bisa menyelamatkan penjualan LCGC dan segmen lain hanya pertumbuhan ekonomi serta stabilitas keamanan dan politik.

“Kalau demo-demo terus, apalagi demo anarkis ya tidak mendukung ekonomi Indonesia jadi lebih baik,” kata Amelia.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis13 Agustus 2026 21:26
APEX 2026 Jadi Ajang Edukasi dan Perluasan Akses KPR Subsidi di Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menjadikan APEX 2026 sebagai momentum mempertemuk...
Ekonomi13 Agustus 2026 20:34
KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun hingga Juni 2026, UMKM Terus Didorong Naik Kelas
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyaluran Kred...
OPD13 Agustus 2026 15:22
Gerindra di Banggar Desak Pemprov Sulsel Anggarkan Rp18 Miliar untuk Stadion Sudiang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Fraksi Partai Gerindra di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Selatan mendorong Pemerintah Provinsi Sulsel segera meng...
Nasional13 Agustus 2026 14:52
Telkom Kenalkan OCA di DTI-CX 2026, Solusi AI untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat transformasi digital melalui pengembangan solusi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence ...