Logo Sulselsatu

Jadi Korban Tewas, Akbar Alamsyah Malah Ditetapkan Tersangka Demo Rusuh

Asrul
Asrul

Jumat, 11 Oktober 2019 20:43

Jadi Korban Tewas, Akbar Alamsyah Malah Ditetapkan Tersangka Demo Rusuh

SULSELSATU.com, JAKARTA – Polisi menetapkan Akbar Alamsyah sebagai tersangka dalam kasus demo rusuh pada 25 September di sekitar gedung DPR/MPR RI. Akbar baru saja meninggal dunia usai sempat koma karena luka pecah tengkorak kepala.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan penetapan tersangka itu berdasarkan keterangan para saksi.

“Semuanya kan bisa jadi tersangka,” kata Argo di Polda Metro Jaya, seperti CNNIndonesia, Jumat (11/10/2019).

Baca Juga : Video Ada Demo “Jokowi End Game” Rusuh, Polisi: Hoaks!

Argo mengatakan dari keterangan saksi diperoleh informasi bahwa Akbar ikut terlibat melakukan pelemparan terhadap petugas hingga perusakan pada saat aksi demo tersebut.

Sponsored by MGID

“Ada saksi yang diperiksa juga ikut diamankan menyatakan yang bersangkutan ikut melempari petugas, merusak, dan sebagainya,” tuturnya.

Sebelumnya, kakak perempuan Akbar, Fitri Rahmayani mengungkapkan adiknya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi pada 26 September 2019.

Baca Juga : VIDEO: Nongkrong di Cafe, Mahasiswa UMI Makassar Tewas Diserang OTK

“Akbar itu.. [terdiam sejenak] kita dapat surat dari Polres Jakbar akbar itu tersangka. Dari dugaan perusakan, penghasut, provokasi,” ujar Fitri usai prosesi pemakaman Akbar di TPU belakang Seskoal, wilayah Cipulir, Jakarta.

Berdasarkan keterangan Fitri, surat itu dikirim ke rumah neneknya di kawasan Kebayoran Lama pada 30 September. Keluarga pun kaget menerima surat tersebut.

Pasalnya surat tersebut diterima ketika keluarga sudah mendapati kondisi Akbar dalam keadaan luka parah di rumah sakit.

Baca Juga : Polisi Tetapkan Tersangka Penembak Dua Mahasiswa Kendari

“Kaget lah, keadaan koma dijadikan tersangka,” kata dia.

Akbar meninggal dunia usai menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Kamis (10/10). Ia sempat hilang dan tidak diketahui keberadaannya usai kerusuhan di Gedung MPR/DPR RI pada 25 September.

Belakangan pihak keluarga dikabari oleh kepolisian bahwa Akbar sudah dalam keadaan kritis beberapa waktu setelahnya. Ia pun akhirnya dilarikan ke RSPAD Gatot Soebroto untuk perawatan intensif karena koma.

Baca Juga : Polisi Tetapkan Tersangka Penembak Dua Mahasiswa Kendari

Kepolisian mengklaim Akbar terluka akibat terjatuh saat melompati pagar untuk menghindari kerusuhan.

Namun, Kabid Advokasi YLBHI, Muhammad Isnur, sebelumnya mencurigai ada yang disembunyikan kepolisian lantaran proses investigasi tampak tertutup. Isnur menduga Akbar mendapat kekerasan yang brutal hingga tidak sadarkan diri.

Editor: Awang Darmawan

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama28 Oktober 2021 01:33
Wali Kota Danny Jadi Tim Penguji di Munas IAI
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) hadir dalam Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) ...
Berita Utama28 Oktober 2021 00:09
Kebakaran di Allu Tarowang Jeneponto, Bocah 8 Tahun Tewas Terbakar
SULSELSATU.com, Jeneponto – Kebakaran rumah kembali terjadi di Jeneponto. Kali ini rumah panggung milik Satturia dg Sangka (55) di Dusun Likusar...
Video27 Oktober 2021 23:20
VIDEO: Nekat, Maling Ini Ketahuan Saat Bobol Mesin ATM di Markas TNI
SULSELSATU.com – Seorang pria kedapatan saat membobol mesin ATM di markas TNI viral di media sosial. Dalam video terlihat pria itu berada di dal...
Sponsored by MGID
Berita Utama27 Oktober 2021 20:46
Bupati Iksan Sebut, Puskesmas di Jeneponto “Cantik” Karena Aliyah Mustika
SULSELSATU.com, Jeneponto – Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar memberi apresiasi kepada anggota DPR RI, Aliyah Mustika atas kontribusi dan perhati...