Logo Sulselsatu

Tahun Depan, Benteng Somba Opu Mulai Direvitalisasi

Asrul
Asrul

Sabtu, 12 Oktober 2019 14:00

Benteng Somba Opu, Makassar. (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)
Benteng Somba Opu, Makassar. (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berencana merevitalisasi Benteng Somba Opu di tahun 2020. Benteng peninggalan Kesultanan Gowa yang berdiri sejak abad ke-16 ini akan menjadi pusat kebudayaan daerah yang telah ditetapkan menjadi heritage atau lokasi bersejarah di Sulsel.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel sendiri sementara melakukan lelang penyusunan DED kawasan Benteng Somba Opu dengan nilai pagunya mencapai Rp 387 juta. Sementara untuk besaran pembangunan fisik masih dalam proses pembahasan.

“Tahun ini kita sudah lelang rencana DED kawasan Benteng Somba Opu. Sementara penganggarannya masih kita lakukan pembicaraan dengan pemerintah pusat DPRD,” kata Kepala Disbudpar Sulsel, Denny Irawan di kantornya, Kamis (10/10/2019) lalu.

Baca Juga : Payabo Recycle Sulap Limbah Plastik Jadi Bingkai Kacamata di Makassar

Denny menyebutkan proses revitalisasi akan dibagi dua zona, zona inti dan penyangga. Pada zona inti hanya akan dilakukan rehabilitasi bangunan yang telah ada, seperti situs utama bangunan benteng.

Sementara pada zona penyangga akan dilakukan pembangunan, salah satunya yaitu ampitetater. Ampitetater merupakan gelanggang atau panggung terbuka yang digunakan untuk melakukan pertunjukan budaya dan kesenian.

“Zona inti ini tidak bisa diganggu karena merupakan cagar budaya. Khusus keberadaan rumah adat, kita akan koordinasi dengan kabupaten/kota untuk rehabilitasinya,” kata Denny.

Baca Juga : MHM 2026 Terapkan Sweeping Sampah Usai Pelari Melintas

Nantinya rumah adat kabupaten-kota yang terletak di Jalan Daeng Tata ini akan menjadi pusat perhatian promosi potensi wisata dan kebudayaan.

Sekretaris Disbudpar Sulsel, Kemal Redindo Putra Syahrul menambahkan untuk pembangunan ampitetater pihaknya mengusulkan anggaran Rp13 miliar. Selain ampitetater nantinya akan dibangun dermaga di pinggir Sungai Jeneberang.

“Kita butuh sekitar Rp13 miliar untuk membangun ampiteater. Kalau pembangunan dermaga anggarannya melekat di Dinas Perhubungan Sulsel,” tambahnya.

Baca Juga : VIDEO: Pikap Diduga Ngebut Tabrak Toyota Agya di Pettarani Makassar, Dua Kendaraan Ringsek

Penulis: Miya Ramdani
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...