SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Sulsel tahun depan diperkirakan akan mengalami defisif mencapai Rp2,7 triliun.
Nurdin memprediksi tahun depan belanja pemerintah bakal lebih besar dibanding pendapatan. Sehingga, APBD tahun depan dipastikan defisit.
“Kemarin saya dilaporin oleh Bappeda, ‘Pak kita masih defisit Pak, sekitar Rp 2 triliun’, saya bilang jalan aja dulu nanti diujung kita lihat. Kemarin saya panggil Pak Bara oleh Bappeda, dia kasih lihat program, saya bilang saya tidak butuh program, belakangan itu, kita cari duit dulu,” katanya, Kamis (24/10/2019).
Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK
Nurdin menjelaskan, proyeksi pendapatan 2020 adalah Rp10 triliun. Naik sekitar Rp1 triliun dari tahun ini yang hanya Rp9 triliun. Sedangkan belanja mencapai Rp13 triliun.
Namun, pada 2019 ini diperkirakan ada SILPA yang cukup besar. Anggaran tersebut nantinya yang akan digunakan untuk menutup belanja yang lebih besar tahun depan.
“Hingga kini nilainya masih belum dipastikan. Sebab, serapan APBD hingga kini masih berlangsung. SILPA itu bisa lebih besar dari yang diperkirakan,” tutur Nurdin.
Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo
Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar