Logo Sulselsatu

Disandera Pendukung Cakades, Polisi Ambil Paksa Kotak Suara Pilkades Gantarang

Asrul
Asrul

Rabu, 06 November 2019 13:59

Upaya aparat kepolisian menbambil kotak suara Pilkades Gantarang Jeneponto yang disandera pendukung cakades. (ist)
Upaya aparat kepolisian menbambil kotak suara Pilkades Gantarang Jeneponto yang disandera pendukung cakades. (ist)

SULSELSATU.com, JENEPONTOPolres Jeneponto dan personel Brimob Polda Sulsel mengambil paksa kotak suara Pilkades Gantarang, Kecamatan Kelara, yang disandera oleh pendukung salah satu cakades.

Personel kepolisian ini datang menjemput kotak suara di Kantor Desa Gantarang pada Rabu (6/11/2019) dini hari sekitar pukul 02.30 Wita.

“Upaya pengambilan dan penjemputan paksa kotak suara karena dua hari kotak suara disandera pihak pendukung calon nomor urut 1 H. Jamalauddin,” kata Plt Kasubah Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul.

Baca Juga : Polantas Mappatabe, Polres Jeneponto Bagikan Ratusan Paket Takjil

Baca juga: Tak Puas Hasil Pilkades, Cakades Gantarang Jeneponto Blokir Jalan

Syahrul mengatakan, kotak suara sebelumnya dicekal oleh masyarakat saat akan dibawa ke Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jeneponto.

“Kemudian kotak suara dibawa kembali oleh panitia ke Kantor Desa atas permintaan masyarakat pendukung calon nomor urut 1,” ungkapnya.

Baca Juga : Puluhan Pemotor Ditegur Polisi Saat Melintas Depan Kantornya

Berbagai upaya mediasi dan negosiasi telah dilakukan namun tak membuahkan hasil. Hal tersebut disebabkan karena pihak calon kades nomor urut 1 menilai ada dugaan kecurangan yang dilakukan panitia Pilkades Gantarang.

“Mereka meminta agar dilakukan perhitungan ulang,” kata Syahrul.

Sekitar pukul 01.00 Wita, Kapolres Jeneponto AKBP Ferdiansyah langsung ke lokasi untuk melakukan mediasi hingga pukul 02.30 wita dini hari.

Baca Juga : Bentuk Kepedulian, Satlantas Polres Jeneponto Serahkan Bantuan Seragam dan Perlengkapan Sekolah

“Kapolres melakukan mediasi dan negosiasi untuk meminta agar kotak suara teresebut diizinkan untuk dibawa ke Kantor BPMD untuk proses tahapan pilkades selanjutnya. Namun negosiasi tersebut pun gagal, masyarakat tetap menolak kota suara dibawa pergi,” katanya.

Pihak kepolisian dibawa komando Ferdiansyah pun bertindak tegas dengan mengambil paksa kotak suara itu untuk diamankan di Kantor BPMD Jeneponto.

“Sehingga kita melakukan langkah penegakan hukum dengan melakukan upaya paksa, mengambil dan mengamankan kotak suara untuk dibawa ke kantor PMD,”katanya

Baca Juga : Polres Jeneponto Resmi Gelar Operasi Zebra Pallawa 2025, Sasar 8 Pelanggaran

Meski sempat terjadi gesekan antara aparat kepolisian dan masyarakat, namun kotak suara tersebut tetap dibawa pergi untuk keamanan.

“Tak ada kontak fisik dan korban jiwa serta materil dalam insiden tersebut,” jelas Syahrul.

Penulis: Dedi
Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : VIDEO: Tahanan Kabur Kasus Narkoba Diringkus Kembali di Jeneponto

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....
Makassar17 September 2026 18:16
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Pegadaian Gelar Pelatihan Barbershop di Nipah
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara (Sulselbarra Maluku) mendorong peningkatan kapasitas pelaku...