Meski Cuma Satu Kursi, NasDem Selayar Ogah “Mengemis” ke Petahana

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPD NasDem Selayar, Ady Ansar menegaskan, partainya tak ingin menawarkan diri ke petahana. Sekali pun Basli dinilai kuat karena hampir pasti mendapatkan rekomendasi partai Golkar yang mengantongi 10 kursi.

“Kalau dia tidak mau, ya ngapain kita dorong-dorong diri mau. Bahwa ini (NasDem) pakai mako, tapi kalau dia tidak mau? Ya jangan juga,” kata Ady di Makassar, Jumat (29/11/2019).

Ady menilai, Basli Ali memang tak berniat mengendarai partainya di Pilkada Selayar 2020. Kursi NasDem yang hanya memiliki satu kursi di parlemen dinilai menjadi alasannya.

“Apalagi kemarin kita sudah beri kesempatan untuk mengembalikan formulir. Tapi dia (Basli Ali) tidak mengembalikan. Pendaftaran juga sudah ditutup sejak bulan lalu,” ujarnya.

Menurut Ady, Basli Ali sedianya masih memiliki peluang untuk menggandeng NasDem. Syaratnya, Ketua DPD II Golkar Selayar itu masih bisa melakukan lobi di tingkat DPW dan DPP. Dimana kedua tingkatakan pengurus ini bisa menambah kandidat dari yang dikirim oleh DPD.

“Tapi jika DPW juga tidak mauki, DPP juga tidak mauji, untuk apa kita paksa-paksa orang untuk kita dukung. Saya sebagai ketua, dengan tidak mengembalikan formulirnya, berarti dia tidak mau,” ungkap legislator Sulsel itu.

Untuk diketahui, hanya ada dua kandidat yang mendaftar di DPD NasDem Selayar. Keduanya ialah Wakil Bupati Zainuddin dan Kepala Badan Pengembangan Inovasi dan Kinerja Universitas Cendrawasih Papua, Prof Dr Akbar Silo.

Penulis: Asrul
Editor: Hendra Wijaya