Logo Sulselsatu

KI Sulsel Gelar Malam Penganugerahan Keterbukaan Informasi

Asrul
Asrul

Selasa, 10 Desember 2019 22:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi Informasi (KI) Sulsel melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pemerintah kabupaten/kota dan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel untuk mengetahui sejauh mana komitmen terhadap keterbukaan informasi di Taman Lakipadada, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka. Selasa (10/12/2019).

Rapat Monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap pemerintah Kabupaten/Kota dan organisasi perangkat daerah dirangkaikan dengan malam penganugerahan terhadap pemerintah Kabupaten/Kota dan OPD yang dinilai paling terbuka dalam informasi.

Ketua KI Sulsel, Pahir Halim menjelaskan
Dari 24 kabupaten/kota yang dikirimkan kuesioner penilaian mandiri, terdapat
23 kabupaten/kota (95,83 Persen) yang mengembalikan Kuesioner, sementara
1 (satu) Kabupaten adalah Kabupaten Tana Toraja tidak sempat mengembalikan isian kuesioner.

Baca Juga : KI Sulsel Susun SOP Layanan Informasi Publik

Dari hasil monitoring dan evaluasi itu Kata Salim, akan dipilih kabupaten/kota dan OPD yang masuk dalam kriteria informatif, menuju informatif, cukup informatif, kurang informatif, dan tidak informatif.

Hanya saja, tidak semua kabupaten/kota dan OPD lingkup Pemprov Sulsel yang ikut monev. Sementara itu, yang sempat hadir pada tahapan Presentasi adalah 17 kabupaten/kota. (70,83 Persen).

Untuk OPD tingkat provinsi, dari 52 OPD yang dikirimi kuesioner penilaian mandiri, sebanyak 27 OPD (51,09 Persen) yang sempat mengisi dan mengirimkan kembali ke panitia sesuai jadwal. Dari OPD tersebut, yang hadir pada tahapan presentasi adalah 25 OPD (48,08 Persen).

Baca Juga : DKP Sulsel dan Lutra Raih Terbaik Pertama Pemeringkatan Keterbukaan Informasi 2019

Tahun sebelumnya, pemeringkatan keterbukaan informasi diikuti oleh 18 kabupaten/kota (75 Persen). Dan untuk tahun ini, diikuti oleh 23 kabupaten/ kota (96,08 Persen).

“Dengan demikian, tingkat partisipasi pemerintah kabupaten/kota untuk
mengikuti pemeringkatan keterbukaan informasi sangatlah menggembirakan,” jelas Pahir.

Pahir Halim berharap melalui ajang penganugerahan Pemeringkatan Keterbukaan ini dijadikan sebagai barometer Keterbukaan Badan Publik di Sulawesi Selatan, dan melalui acara seperti ini Badan Publik dapat belajar dan teruji menjalankan komitmennya melaksanakan ketentuan UU KIP.

“Khusus untuk Kominfo Sulsel, tidak termasuk OPD yang dinilai keterbukaannya, berhubung Dinas Kominfo Sulsel selaku PPID Utama mewakili Provinsi Sulawesi Selatan pada Pemeringkatan Tingkat Nasional atau dinilai oleh KI Pusat,” ungkapnya.

Dia menambahkan, untuk pemeringkatan ini, proses yang dilalui empat tahapan. Diantaranya penilaian pengisian kuesioner mandiri berdasarkan pertanyaan. Selanjutnya, klarifikasi hasil kuesioner melalui presentasi badan publik, visitasi dan tahapan penganugerahan.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 Mei 2026 13:20
Appi Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Inklusif untuk Semua ‎
SULSELSATU.com, ‎MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 di Lapangan...
News02 Mei 2026 12:10
Dirut Pelindo Tekankan HSSE dan Sinergi Operasional Saat Kunjungi Regional 4
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Achmad Muchtasyar melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pelindo Regional 4, Jumat (1/5/2026)....
Pendidikan02 Mei 2026 11:00
Mubes IKA Unhas Resmi Dimulai, Ramli Rahim: Mayoritas Dukung Amran Sulaiman Kembali Jadi Ketum
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) resmi digelar di Hotel Four Points by Sheraton ...
News02 Mei 2026 08:39
Layanan Pelindo Membaik, Kepuasan Pengguna Tembus 90 Persen
Tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap layanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menembus angka di atas 90 persen....