Logo Sulselsatu

Gubernur Larang Petasan Saat Natal dan Tahun Baru 2020

Asrul
Asrul

Kamis, 19 Desember 2019 20:41

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (Sulselsatu/Jahir Majid)
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (Sulselsatu/Jahir Majid)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) mengintruksikan seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) Sulsel mengantisipasi terjadinya hal-hal negatif menjelang Natal dan Tahun Baru 2020.

Hal ini disampaikan Nurdin usai menggelar rapat koordinasi terkait pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel Jalan Sungai Tangka, Makassar, Kamis (19/12/2019).

Dalam rapat tersebut Nurdin mengintruksikan pihak terkait untuk lebih memperketat keamanan dan pengawasan menjelaskan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 yang akan datang beberapa pekan lagi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan termasuk, adanya aksi terorisme.

Baca Juga : Kejari Tetapkan Mantan Kadis Pertanian dan Peternakan Bantaeng Tersangka, Nama Prof Nurdin Abdullah Ikut Terseret

“Kita harus mengantisipasi, ya bagaimana pun juga malam tahun baru itu Makassar masih menjadi sentral. Dari seluruh daerah di Sulawesi Selatan semua tumpah ke Makassar merayakan tahun baru. Oleh karena itu, kami bersama seluruh Forkompida yang ada terus mengantisipasi tejadinya hal-hal yang tidak kita inginkan bersama, termasuk terorisme,” kata Nurdin Abdullah.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu berharap agar perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 yang akan datang nantinya, tidak dirayakan dengan euforia yang berlebihan seperti menyalakan petasan.

Namun khusus kembang api, Nurdin mengaku tidak melarang penjualan tersebut karena tidak terlalu membahayakan.

Baca Juga : Disebut Masuk Tim Pemenangan Paslon di Pilgub Sulsel, Ini Kata Nurdin Abdullah

“Makanya kita berharap agar malam tahun baru tanpa petasan, malam tahun baru tanpa petasan. Kalau kembang api masih bisa, tapi petasan itu yang tidak kita inginkan,” kata Nurdin.

Nurdin mengaku telah mengeluarkan surat edaran ke pihak berwajib untuk melakukan pemeriksaan ke sejumlah toko-toko yang menjual petasan. Dia menambahkan agar pihak yang terkait dapat mengamankan petasan yang beredar.

“Ya bahaya kalau dia sasarannya ke orang. Kalau ke atas masih bagus, tapi itu juga kan mengganggu, cuma ledakan saja, tidak nikmati apa-apa. Kalau kembang api masih ada kembangnya, tapi kalau petasan cuma bunyinya saja, kita tuli-tuli. Kita sudah ada surat edaran,” pungkasnya.

Baca Juga : Iksan Iskandar Bersama Warga Jeneponto Terharu Saat Bertemu Nurdin Abdullah

Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...