Logo Sulselsatu

KPU Makassar Pertimbangkan Terapkan CAT Dalam Perekrutan Badan Adhoc

Asrul
Asrul

Jumat, 20 Desember 2019 20:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisioner KPU Kota Makassar, Endang Sari menyampaikan pihaknya berencana menerapkan sistem Computer Assisted Test (CAT) dalam perekrutan badan adhoc.

“Kami di KPU mempertimbangkan menerapkan sistem CAT. Tapi ini masih berproses, belum dipastikan. Tapi kami berharap, bisa menerapkannya,” kata Endang, Jumat (20/12/2019).

Dia mengungkapkan, usulan ini bahkan mencuat dalam rapat koordinasi (rakor) 12 KPU kabupaten/kota bersama KPU Provinsi Sulsel belum lama ini. Kata dia, KPU lainnya juga setuju penerapan CAT dalam perekrutan badan adhoc.

Baca Juga : KPU Resmi Tetapkan Appi-Aliyah Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2025-2030

“Apakah disepakati dalam pleno (KPU) provinsi dan kemudian provinsi secara keseluruhan 12 kabupaten/kota menggunakan CAT. Nah, ini yang kita tunggu dari KPU provinsi,” ujarnya.

Di samping itu, Endang juga menyebutkan, KPU Kota Makassar secara personal juga akan membawa usulan ini ke KPU RI. Bagaimana masukan pengurus KPU RI dalam menyikapi kebijakan ini.

“Kami akan konsultasi ke KPU RI terkait itu (penerapan sistem CAT). Apakah nanti (hanya) KPU Makassar yang kemudian menerapkan ini atau bagaimana,” ujarnya.

Baca Juga : Rekapitulasi Telah Usai, KPU Makassar Siap Hadapi Sengketa di MK

Menurut Endang, penerapan sistem CAT dalam perekrutan badan adhoc memiliki sejumlah keunggulan. Salah satunya membuat penyelenggara pemilu melek teknologi.

“Kami pikir proses yang transparan dan akuntabel bisa lahir dari penerapan sistem CAT. Selain itu, persoalan efektifitas waktu juga mencakup itu,” katanya.

Lebih jauh Endang menjelaskan, penerapan sistem CAT dalam tahap penyelenggaraan Pilkada, turut mendukung sistem kepemiluan di masa mendatang. Kata dia, di masa depan, sistem kepemiluan di Indonesia sudah kental dengan teknologi.

Baca Juga : Rekap Resmi KPU Makassar, Appi-Aliyah Raih 319.112 Suara di Pilwalkot

“Masa depan Pemilu kita adalah e-voting. Dan saat ini KPU RI sedang menggenjot untuk e-rekap. Apakah itu diterapkan atau tidak (di Pilkada 2020), kita harus siap soal e-rekap,” tuturnya.

“Untuk sampai ke e-rekap, bukan hanya ITnya (yang diperbaiki), tapi juga adalah kesiapan SDM. Sehingga kita harus seleksi betul-betul saat kita lakukan perekrutan,” tambah Endang.

KPU Makassar sendiri membutuhkan 45 PPK yang tersebar di 15 kecamatan di kota ini. Tiga orang PPK untuk satu kecamatannya.

Baca Juga : Besok, KPU Makassar Gelar PSU di TPS 15 Parangtambung

Penulis: Asrul
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News09 September 2026 20:15
KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan...
Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...
OPD09 September 2026 18:11
DPRD Makassar Usul Pengisian BBM Truk Diatur Malam Hari untuk Kurangi Kemacetan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPRD Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar mengatur jadwal pengisian bahan bakar minyak (BBM) bagi kendaraan t...