Logo Sulselsatu

Pemerintah Berencana Impor Sapi Asal Brasil

Asrul
Asrul

Kamis, 26 Desember 2019 21:10

Ilustrasi (Int)
Ilustrasi (Int)

JAKARTA – Pemerintah merencanakan impor 550 ribu ekor sapi dan 60 ribu ton daging kerbau asal Brasil. Pemerintah berdalih, ini untuk mencukupi kebutuhan daging yang mencapai 600 ribu ton pada 2020 mendatang.

“Rencananya begitu, tapi nanti bahasan finalnya nanti minggu depan,” kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto usai rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (26/12/2019) dikutip dari CNN Indonesia.

Kendati begitu, menurut Agus, kuota impor sejatinya belum final karena masih perlu dipertimbangkan dalam satu kali rapat lagi.

Baca Juga : Pemerintah Bakal Impor 60 Ribu Ton Bawang Putih dari Negara Sumber Corona

Agus hanya menekankan bila rencana impor terealisasi, pemerintah akan memberikan penugasan kepada Perum Bulog untuk melaksanakan impor tersebut. Rencananya, impor akan diambil dari Brasil seperti beberapa tahun terakhir.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi mengatakan keran impor akan dibuka untuk memenuhi kebutuhan konsumsi daging industri dan masyarakat. Ia memperkirakan dengan kuota sebesar itu, sekitar 129 ribu ton bisa dialokasikan untuk kebutuhan industri.

Selanjutnya, Agung mengatakan pemerintah akan kembali mengimpor daging sapi pada tahun depan karena masih memiliki sisa kuota impor pada tahun ini. Sebelumnya, pemerintah sudah membuka kuota impor sebanyak 100 ribu ton, namun realisasinya baru sekitar 80 ribu ton.

Baca Juga : 260 Ribu Ton Gula Impor Tiba Akhir Bulan Ini di RI

“Impor dari Brasil, kemarin baru 3.000 ton, padahal kuotanya kami kasih 50 ribu ton sebetulnya, tapi mereka terlambat mengirimkan, jadi kami pelajari kemungkinannya (ambil dari Brazil lagi),” tuturnya.

Selain Brasil, Agung mengatakan kemungkinan pemerintah bisa mengimpor daging dari Australia. “Yang jelas ini untuk menekan harga. Kami tentu beli yang murah, masa beli yang mahal?” ungkapnya.

Sementara Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan siap mengimpor bila sudah ada kepastian penugasan dari pemerintah. Namun, ia menyatakan sejauh ini belum ada finalisasi impor dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Baca Juga : Pemerintah Bakal Impor 2 Ribu Ton Bawang Bombay dari Selandia Baru

“Kalau sekarang jelas tidak bisa karena waktunya sudah habis, jadi tahun depan. Kalau penugasan diperlukan, ya kami laksanakan, kalau sudah ada keputusan. Kalau tidak, ya tidak apa juga,” pungkasnya.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis04 Agustus 2026 15:19
Promo Honda Merdeka Asmo Sulsel, DP Mulai Rp700 Ribuan dan Hemat hingga Rp8 Juta
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menghadirkan program penjualan spesial Honda Merdeka dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik...
Metropolitan04 Agustus 2026 15:07
Andi Muzakkir Aqil: Pemilahan Sampah Kunci Pengelolaan Modern, Masyarakat Harus Terlibat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Andi Muzakkir Aqil, menyatakan dukungan penuh terhadap p...
Metropolitan04 Agustus 2026 15:05
Wali Kota Makassar Cek Langsung Progress Pembenahan TPA Tamangapa Menuju Sanitary Landfill
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, kembali meninjau kondisi ...
Pendidikan04 Agustus 2026 14:51
Baruga Pathway SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bantu Siswa Tembus Kampus Internasional
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Makassar resmi meluncurkan Athirah Baruga Pathway. Sebuah program pendampingan studi luar negeri yang dirancang untuk m...