SULSELSATU.com, BARRU – Arus lalu lintas di jalan poros Makassar Parepare di Kabupaten Barru kini terhambat. Hal tersebut disebabkan sejumlah titik jalan terendam banjir.
Pantauan Sulselsatu.com, air keluar dari pemukiman warga hingga menutup bahu jalan poros, seperti yang terlihat di Lampoko, dari arah Parepare tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan roda empat.
Bahkan ketinggian air sudah mencapai 40 cm. Hal serupa juga terlihat di jalan poros Ajakkang Kecamatan Balusu, warga sekitar bahkan turut bantu mengurai kemacetan.
Baca Juga : Terjebak Banjir, 10 Warga Terisolir di Manuba Barru
Selain di dua tempat ini, jalan poros di Desa Siddo juga terhalang air, hanya jalur dari arah Parepare saja yang bisa dilewati. Itupun dengan kecepatan rata-rata 20 km/per jam.
Saat ini pihak kepolisian terus bersiaga titik jalan yang tergenang air untuk mengantisipasi kemacetan yang berkepanjangan.
“Seperti yang terpantau, sejumlah jalan poros tidak bisa dilewati maka kami imbau agar masyarakat waspada dan anggota kami perintahkan untuk siaga pada titik jalan yang terhambat untuk siaga sampai malam,” Kata Wakapolres Barru, Kompol Eddy Sumantri kepada Sulselsatu.com, Ahad (12/1/2020).
Baca Juga : Banjir Landa Dua Puskesmas di Barru, 5 Pasien Dipindahkan
Pihak BPBD dan tim medis juga berjaga-jaga untuk memgantisipasi adanya warga yang akan memerlukan pertolongan.
Diketahui, hingga saat ini hujan terus mengguyur Kabupaten Barru. Beberapa kecamatan juga terendam banjir bahkan 10 warga di Manuba Mallusetasi saat ini sementara dilakukan evakuasi oleh tim Basarnas dan dua puskesmas pun turut dilanda banjir.
Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Kink Kusuma Rein
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar