Logo Sulselsatu

Pengamat Ungkap Tak Ada Aturan yang Dilanggar dengan Pengumpulan RT RW

Asrul
Asrul

Senin, 13 Januari 2020 10:57

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kegiatan mengumpulkan seluruh Ketua RT dan RW se-Kota Makassar yang akan digelar di tim pemenangan Calon Walikota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) pada akhir Januari ini ternyata tidak melanggar satupun aturan perundang-undangan.

“Apapun kegiatan yang dilakukan dalam pertemuan tersebut, itu belum kena aturan karena memang belum ada calon walikota resmi. Jadi tidak ada aturan baik undang-undang maupun Peraturan KPU yang dilanggar,” kata pakar politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Dr Firdaus Muhammad, Senin (13/1/2020).

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin ini menilai pertemuan tersebut sebagai langkah jitu Appi dalam melakukan sosialisasi lebih awal.

Baca Juga : Silaturahmi Lebaran, Appi Dengar Nasihat JK untuk Makassar ke Depan

Apalagi Ketua RT dan RW memiliki peran yang strategis dalam melakukan edukasi dan menyampaikan informasi langsung ke masyarakat di wilayah masing-masing.

“Hanya saja RT-RW harus memainkan peran sebagai open-leader, sebagai benteng moral yang mengayomi semua lapisan masyarakat. Bukan sebagai gatevoter, atau pencari suara,” ujarnya.

Sedikit berbeda, Ketua RT 06/RW 07 Tamamaung, Junaedi Hasyim menilai peran RT-RW dalam politik praktis tidak dilarang oleh undang-undang. Ia merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta perubahannya di PP 47/2015 dan PP 11/2019.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Ikuti Edaran Mendagri, Open House Idulfitri Dibatasi Satu Hari

“Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa, ORT dan ORW itu bukan ASN, tapi mitra pemerintah. Jadi kalau dilarang RT-RW berpolitik, itu sangat disayangkan. RT RW harusnya berpolitik karena dia sumber informasi di masyarakat,” kata Junaedi yang akrab disapa Erte Mudayya ini.

Menurutnya, sekedar mengedukasi masyarakat tentang demokrasi, program dan visi-misi calon adalah hal yang baik.

“Yang tidak boleh adalah menggunakan fasilitas yang diberikan pemerintah kota dan atau menekan masyarakat melalui kebijakan. Tapi menyampaikan informasi ke masyarakat terkait program calon walikota itu sangat boleh. Terserah masyarakat, siapa yang mau dipilih,” tambahnya.

Baca Juga : Konsolidasi Ramadan, Appi Gaspol Siapkan Golkar Makassar Hadapi Pemilu 2029

Sekedar informasi, di Kota Makassar terdapat 4.981 Rukun Tetangga (RT) dan 998 Rukun Warga (RW) yang tersebar di 153 kelurahan dari 15 kecamatan se-Makassar.

Appi melalui tim Garda Pemenangan Munafri Arifuddin (GASMAR) mengundang seluruh Ketua RT-RW tanpa terkecuali untuk bersilaturahmi dan mendengar sosialisasi program dan visi-misinya maju di Pilwalkot 2020 mendatang.

Silaturahmi ini akan digelar di Gedung Celebes Convention Center (CCC) Jalan Metro Tanjung Bunga pada 31 Januari 2020 nanti. Appi mengundang tanpa memandang afiliasi politik RT-RW, siapapun calon yang didukung tetap dipersilahkan dan dihimbau untuk hadir.

Baca Juga : Dihadapan Ribuan Kader Golkar Makassar, Appi Tegaskan Tak Ingin Buat Gaduh di Perhelatan Musda DPD I

Penulis: Asrul
Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel05 Mei 2026 11:38
Tasming Hamid Saksikan Pelantikan PPM Parepare, Dorong Inovasi untuk Pembangunan Kota
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelantikan pengurus Pemuda Panca Marga (PPM) Markas Cabang Kota Parepare masa bakti 2026-2030 berlangsung meriah di A...
Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...