Berkas Perkara Korupsi Jembatan Bosalia Tertahan di Polres Jeneponto

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Hampir memasuki bulan ke-6 penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Bosalia di Polres Jeneponto masih belum lengkap berkasnya.

Padahal, pembangunan jembatan tahap I yang dikerjakan 2016 oleh Bidang Bina Marga Dinas PU Jeneponto diduga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp644 juta.

Polres Jeneponto telah menetapkan lima tersangka dalam kasus ini pada Rabu (20/8/2019). Hanya saja, para tersangka tersebut tidak ditahan dengan asalan masih kooperatif.

“Belum ada agenda untuk dilakukan penahanan,” kata Kasat Reskrim Polres Jeneponto Iptu Andri Kurniawan, Selasa (14/1/2020).

Andri yang baru menjabat beberapa hari sebagai Kasat Reskrim Polres Jeneponto mengaku, berkas kasus Jembatan Bosalia masih tahap P19.

“Untuk saat ini masih pemenuhan kelengkapan berkas P19-nya. Untuk Targetnya minggu ini (berkasnya lengkap),” katanya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Jeneponto mengembalikan berkas perkara kasus Jembatan Bosalia dengan alasan berkasnya belum lengkap.

Penulis: Dedi
Editor: Hendra Wijaya