Logo Sulselsatu

Warga Pangkabinanga Gowa Simulasi Hadapi Banjir

Asrul
Asrul

Kamis, 23 Januari 2020 09:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Warga Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa dilatih menghadapi peringatan dini dan evakuasi banjir Sungai Jeneberang.

Mereka serius mengikuti semua tahapan. Dimulai pemerintah mengeluarkan status air Sungai Jeneberang berada dalam status waspada, masyarakat mulai melakukan aksinya sesuai dengan tahapan-tahapan yang telah di instruksikan.

Hingga proses evakuasi masyarakat yang dipusatkan di Yayasan Arifah Pangkabinanga Kec Pallangga Gowa, Rabu (22/1/2020).

Baca Juga : Dikaitkan Kasus Dugaan Korupsi hingga Usulan Pemakzulan, Benarkah Bupati Gowa Tak Lagi Dipercaya oleh Sejumlah Bawahannya?

Latihan digelar oleh Japan International Coorporate Agency (JICA) bekerjasama dengan BNPB, BPBD Provinsi Sulsel, BPBD Kabupaten Gowa dan para Peneliti UNHAS. Simulasi ini, melibatkan Stakeholder terkait, Komunitas Radio serta beberapa warga yang pernah mengalami bencana banjir pada tahun lalu, antara lain penyandang disabilitas, para Manula, orang hamil, orang dewasa serta anak kecil.

Deputi Pencegahan Bencana BNPB RI, Lilik Kurniawan menjelaskan terkait latihan dini yang dilaksanakan di Gowa.

“Kami memfasilitasi untuk membangun sistem peringatan dini di wilayah ini. Jika sudah terbangun dan terlatih maka masyarakat akan memahami dan dapat merespon informasi peringatan dini yang disampaikan. Tujuan utamanya meminimalisir bahkan meniadakan korban nyawa akibat banjir,” jelasnya.

Baca Juga : BKN Bakal Panggil BKD Gowa Usai 16 Pejabat Eselon II Dinonaktifkan oleh Bupati

Peringatan dini memiliki beberapa fase. Sebagaimana dijelaskan lebih lanjut oleh Lili.

“Pertama, sebelum ada kejadian bencana, kita sudah harus tahu daerah mana yang rawan banjir. Kita sudah harus punya data lengkap. Fase kedua, mengetahui penyebab banjirnya itu apa. Apakah curah hujannya cukup tinggi, sehingga menyebabkan Volume air di DAS Jeneberang meningkat, atau penyebab lainnya. Inilah yang kemudian diberikan tanda simple berupa warna,” terangnya.

Berdasarkan hasil dari kesepakan bersama ada tiga warna yang akan menjadi penanda ketinggian air di DAS Jeneberang yakni, warna kuning menandakan status waspada, warna orange siaga dan warna merah status awas.

Baca Juga : Daftar 15 Pejabat Eselon II Pemkab Gowa yang Dinonaktifkan Sementara Bupati Husniah

“Setiap warna memiliki makna, jika air sudah berada pada warna kuning artinya kita berada di tahapan waspada. Berarti proses evakuaai terhadap kelompok rentan yaitu para manula, penyandang disabilitas, anak anak dan ibu hamil sudah harus berlangsung. Warna orange berartk siaga artinya semua warga yang berada di daerah rawan banjir semuanya sudah di evakuasi kelokasi yang ditetapkan sebagai titik evakuasi. Terkahir itu warna merah atau awas dimana seluruh warga harus berada di tempat posko yang telah ditetapkan,” jelas Lilik.

Salah satu warga Mapala kelurahan Pangkabinanga, Kamariah yang ikut dalam simulasi ini merasa sangat senang dengan dijadikannya kelurahan pangkabinangan sebagai pusat latihan Peringatan Dini dan Evakuasi Banjir Sungai Jeneberang.

“Kami warga mapala sangat apresiasi kegiatan ini, terlebih lagi melibatkan kami dalam simulasi ini. Sehingga suatu waktu jika terjadi hal yang serupa kami warga Mapala sudah tahu apa yang harus kami lakukan,” tuturnya.

Baca Juga : Investasi Rp1,3 Triliun, Perusahaan Kanada Bakal Bangun Pengolahan Sampah Modern di Gowa

Sekretaris Kabupaten Gowa, Muchlis berharap dengan adanya simulasi ini semakin meningkatkan daya tanggap masyarakat, termasuk seluruh aparat yang terkait kalau sekiranya nanti terjadi bencana seperti yang disimulasikan ini.

“Saya yakin dengan digelarnya simulasi ini betul-betul memberikan pemahaman kepada kita bersama mulai dari aparat dari berbagai elemen seluruh warga. Bagaimana tugas dan tanggung jawab ketika terjadi kondisi-kondisi yang siap untuk diantisipasi. Sehingga tidak terjadi korban yang besar terutama korban jiwa,” pungkasnya.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....
Makassar17 September 2026 18:16
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Pegadaian Gelar Pelatihan Barbershop di Nipah
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara (Sulselbarra Maluku) mendorong peningkatan kapasitas pelaku...