Logo Sulselsatu

Taufan Pawe Jamin Parepare Aman dari Virus Corona

Asrul
Asrul

Senin, 27 Januari 2020 21:21

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe menjamin Parepare aman dari virus corona. Meski demikian, ia mengimbau agar masyarakat lebih menjaga pola hidup sehat guna mengantisipasi terjangkit virus itu.

“Saat ini, virus itu belum masuk ke Indonesia, apalagi Parepare. Namun demikian, kita tetap waspada dan mengantisipasi sejak dini. Lebih baik tunda dulu berpesiar ke luar negeri, khususnya wilayah yang diduga sudah terjangkit virus itu,” ujarnya, saat memantau progres pembangunan rumah sakit dr HAH, Senin (27/1/2020).

Terpisah, Direktur RSUD Andi Makkasau Kota Parepare, dr Renny Anggraeni Sari menjelaskan, virus corona dikenal sebagai Novel Coronavirus (2019-nCOV), yang berakibat Pneumonia atau peradangan akut di jaringan paru yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, seperti bakteri, virus, parasit, jamur, pajanan bahan kimia atau kerusakan fisik paru.

Baca Juga : Kasus Korupsi Dinkes Parepare, Polda Periksa Anggota DPR RI Taufan Pawe

“Pneumonia dapat menyerang siapa saja, seperti anak-anak, remaja, dewasa muda dan lanjut usia, namun lebih banyak pada balita dan lanjut usia. Angka kejadian pneumonia lebih sering terjadi di negara berkembang,” ujarnya.

Pneumonia dibagi menjadi tiga yaitu community acquired pneumonia (CAP) atau pneumonia komunitas, hospital acquired pneumonia (HAP) dan ventilator associated pneumonia (VAP), dibedakan berdasarkan darimana sumber infeksi dari pneumonia. Pneumonia yang sering terjadi dan dapat bersifat serius bahkan kematian yaitu pneumonia komunitas.

Menurutnya, saat ini sedang terjadi kasus-kasus pneumonia berat yang bermula dari adanya laporan 27 kasus di Kota Wuhan, Tiongkok. Kasus-kasus ini kemudian meningkat cepat. Hingga tanggal 23 Januari 2020 dilaporkan telah mencapai 830 lebih kasus diseluruh dunia dan 25 orang meninggal dunia. Selain di Wuhan, beberapa Negara melaporkan kasus-kasus serupa dengan di Wuhan yaitu di Thailand, HongKong, Macau, Jepang, Vietnam, Singapura, Korea Selatan dan USA.

Baca Juga : Hadiri RDP di DPRD Makassar, Taufan Pawe Minta RSIA Paramount Ditutup Permanen Usai Cucunya Meninggal

Ia mengimbau, agar masyarakat jangan panik, tetap waspada terutama bila mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernafas, segera mencari pertolongan ke rumah sakit terdekat, melakukan dan meningkatkan gaya hidup sehat diawali mencuci tangan dengan sabun.

“Gejala yang ditimbulkan virus itu seperti demam, lemas, batuk kering dan sesak atau kesulitan bernapas,” tandasnya.

Penulis: Andi Fardi
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 Oktober 2026 09:40
Sinyal Bahaya di Balik Panggilan Tak Dikenal
Penipuan digital dapat menyusup ke aktivitas sehari-hari, mulai dari transaksi usaha kecil hingga panggilan telepon yang tampak biasa. Di tengah ancam...
Metropolitan17 Oktober 2026 23:02
Waspada Penipuan Mencatut Nama Anggota DPRD Makassar Muchlis A Misbah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Beredar akun WhatsApp yang mengatasnamakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar H Muchlis A Mi...
Sulsel17 Oktober 2026 20:36
OJK Sulselbar Edukasi Warga Bone, Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) memperkuat literasi keuangan masyarakat Kabupaten Bone untuk mendorong pe...
Bisnis17 Oktober 2026 19:31
Modest Fashion Week 2026 Hadir di Makassar, Metro Bidik Pasar Busana Muslim Indonesia Timur
Potensi pasar busana muslim di Makassar menjadi salah satu alasan Metro menghadirkan Modest Fashion Week 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sab...