Logo Sulselsatu

Gubernur Harap OJK Berikan Kemudahan Kredit untuk Masyarakyat Sulsel

Asrul
Asrul

Senin, 03 Februari 2020 11:58

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bisa memberikan kemudahan terhadap masyarakat baik untuk mendapatkan pinjaman maupun bunganya.

“Salah satu harapan masyarakat adalah bagaimana perbankkan bisa lebih lunak lagi, untuk memberikan persyaratan untuk mendapatkan pinjaman, yang kedua tentu bunga, dan yang ketiga supaya masyarakat yang perbankkan ini lebih besar dibandingkan ke non perbankkan,” ungkap Nurdin Abdullah di Sandeq Claro Makassar, Senin, (3/02/2020).

Menurut mantan Bupati Bantaeng dua periode itu salah satu penghambat pertumbuhan ekonomi dan penyebab kemiskinan di Sulsel selama ini.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

“Itu yang menghabat pertumbuhan kita sebenarnya, dan membuat kemiskinan itu menurun kecil sekali, sehingga saya kira perbankkan bisa hadir diseluruh pelosok-pelosok, sehingga masyarakat bisa dengan mudah bisa mendapatkan modal,” ungkapnya,

Olehnya itu, Nurdin Abdullah berharap dengan kehadiran Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku dan Papua, yang baru dalam hal ini Mohamad Nurdin Subandi bisa melanjutkan apa yang sudah dilakukan mantan Kepala OJK Regional 6, Zulmi.

“Saya berharap pejabat baru bisa melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh pendahulunya pak Zulmi. Apa yang dilakukan oleh pejabat lama pak Zulmi ini harus kita lakukan karena,” lanjutnya.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Yang lebih penting lagi kata Nurdin Abdullah, bagaimana kedepan sinergi dan kolaborasi antara seluruh elemen agar sama-sama menjaga ekonomi Sulsel.

“Saya kira Sulsel ini Insyaallah kita harus bersama-sama menjaga momentum pertumbuhan kita. Saya yakin pasti ada dampak krisis ekonomi global ini terhadap pertumbuhan kita, tapi harapkan kita tidak turun jauh tetapi kita semua harus mensupport dunia usaha kita pangkas seluruh yang menghabat investasi,” pungkasnya.

Namun, reformasi birokrasi dan pemangkasan penghambat investasi adalah salah satu kunci untuk untuk membangun ekonomi kita di Sulsel.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

“Birokrasi kita reformasi betul-betul. Dan bagaimana dunia usaha merasakan pelayanan pemerintah. Saya kira itu adalah kuncinya,” tutupnya.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel24 Agustus 2026 12:15
Asmo Sulsel Touring Merah Putih Bersama Dealer dan Finance Company di Pinrang
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) sebagai main dealer sepeda motor Honda bersama jaringan dealer di Kabupaten Pinrang dan sejumlah rekanan fi...
News23 Agustus 2026 20:39
PT Vale dan Pemkab Kolaka Perbaiki 6 Rumah, Beri Hunian Layak dan Akses Kesehatan Warga
PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Kodim 1412/Kolaka memperbaiki enam rumah warga di Kecamatan Baula....
News23 Agustus 2026 17:33
PT Bumi Karsa Tingkatkan Kompetensi BIM untuk Dorong Transformasi Digital Konstruksi
PT Bumi Karsa memperkuat transformasi digital di sektor konstruksi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia....
Nasional23 Agustus 2026 15:51
Bantu Korban Gempa NTT, BRI Siapkan 3 Posko dan Dapur Umum
BRI memperkuat penanganan pascabencana gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan membangun tiga posko logistik dan satu ...