Logo Sulselsatu

Dekan FKIP Unismuh Jajaki Kerjasama dengan Irak di Bidang Pendidikan

Asrul
Asrul

Selasa, 04 Februari 2020 15:56

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar Erwin Akib bertemu dengan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Kurdistan Amar Sahid. Keduanya bertemu usai pembukaan International Conference on Social Transformation and Regional Development (IC-STRD) II di Kota Erbil, Kurdistan Irak, Selasa (4/2/2020).

Dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Kurdistan tersebut, Erwin memperkenalkan Muhammadiyah sebagai organisasi Islam modernis terbesar di Indonesia.

“Saya menyampaikan bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi Islam yang bukan hanya bergerak di bidang dakwah, melainkan juga dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Organisasi kami memiliki banyak perguruan tinggi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia,” kata Erwin, dari Kampus Politeknik Erbil, Kurdistan, Selasa (4/2/2020).

Baca Juga : BI Sulsel Bersama Unismuh Kolaborasi Hadirkan Pelatihan Sertifikasi Halal Bagi UMKM

Nakhoda FKIP Unismuh Makassar ini menegaskan bahwa pihaknya terbuka dengan kerjasama internasional, termasuk dengan perguruan tinggi yang ada di Kurdistan.

Wakil Menteri Pendidikan Kurdistan Amar Sahid sangat mengapresiasi penyampaian Erwin. Bahkan ia menawarkan agar Erwin bertemu langsung dengan Menteri Pendidikan Tinggi Kurdistan sebelum balik ke Indonesia.

Kehadiran Erwin Akib di acara tersebut, selain sebagai Keynote Speaker, juga untuk menjajaki kerjasama dengan perguruan tinggi di Kurdistan maupun dengan perguruan tinggi yang hadir dalam konferensi tersebut.

Baca Juga : Disbudpar Sulsel-Unismuh Teken MoU KKN Desa Wisata

“Sebagai langkah awal, wujud konkret kerjasama akan kita lakukan dengan menggelar konferensi internasional di Makassar pada tahun 2021 mendatang,” jelas alumni Program Doktor Universitas Teknologi Malaysia ini.

Kerjasama dalam bentuk konferensi ilmiah tersebut, lanjut Erwin, merupakan kerjasama antara Universitas Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Erbil Polytechnic University, dan FKIP Unismuh Makassar.

Hingga saat ini, dunia internasional masih menganggap Kurdistan bagian dari Irak. Sejak tahun 2003, Kurdistan telah mendapatkan otonomi khusus dengan memilih Presiden, termasuk menteri dan parlemen sendiri.

Baca Juga : Prodi Sosiologi Unismuh Siapkan Beasiswa untuk 52 Mahasiswa Baru

Pada tanggal 25 September 2017, mereka menggelar referendum, dengan hasil 92% warganya memilih berdiri sebagai negara sendiri. Namun hingga saat ini, Pemerintah Kurdistan masih harus berupaya meyakinkan dunia internasional.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News14 Agustus 2026 06:43
Pelindo Regional 4 Perkuat Ekosistem Vendor Lewat Digitalisasi Pengadaan 2026
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di Regional 4. Penguatan dilakukan melalui pembaruan kebijakan pengadaan bar...
Bisnis13 Agustus 2026 21:26
APEX 2026 Jadi Ajang Edukasi dan Perluasan Akses KPR Subsidi di Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menjadikan APEX 2026 sebagai momentum mempertemuk...
Ekonomi13 Agustus 2026 20:34
KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun hingga Juni 2026, UMKM Terus Didorong Naik Kelas
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyaluran Kred...
OPD13 Agustus 2026 15:22
Gerindra di Banggar Desak Pemprov Sulsel Anggarkan Rp18 Miliar untuk Stadion Sudiang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Fraksi Partai Gerindra di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Selatan mendorong Pemerintah Provinsi Sulsel segera meng...