Logo Sulselsatu

Disdik Sulsel Jamin Tahun Ini Tak Adalagi Sekolah Menumpang UNBK

Asrul
Asrul

Senin, 10 Februari 2020 22:50

Plt Kadisdik Sulsel M Basri. (ist)
Plt Kadisdik Sulsel M Basri. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebanyak 133.384 siswa tingkat SMA/SMK/MA di Sulsel, tercatat akan mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Dinas Pendidikan Sulsel memastikan semua sekolah sudah melaksanakan ujian secara mandiri.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Sulsel, Basri mengaku, pihaknya tengah mempersiapkan pelaksanaan UNBK tahun ini. Tahun ini dia berharap pelaksanaannya bisa lebih baik dibanding sebelumnya.

“Jadi persiapan ujian nasional berbasis komputer untuk SMA/SMK ini memang kita sudah rancang. Sekarang kita dalam posisi memastikan semua sekolah ini bisa ikut terlibat dalam pelaksanaannya,” kata Basri.

Baca Juga : Pelatihan ARKAS “Passirikia BOS” Disdik Takalar Diduga Labrak Permendikdasmen No 8 2025

Dia pun menjamin semua sekolah tingkat SMA/SMK di bawah naungan Disdik Sulsel dipastikan bisa menggelar ujian secara mandiri. Tidak ada lagi sekolah yang harus menumpang ke sekolah lain untuk ujian.

“Ini kita persiapkan. Mudah-mudahan tahun ini bisa berjalan baik. Yang pasti tahun ini semua sekolah remote area yang jauh di pulau, di gunung itu komputernya sudah tersedia dan layanan internetnya,” paparnya.

Data Disdik Sulsel, masih ada 37 SMA/SMK yang tersebar di 13 kabupaten/kota di Sulsel sebelumnya tercatat sebagai sekolah remote area. Dimana pelaksanaan UNBK sebelumnya sekolah tersebut masih numpang ke sekolah lain karena keterbatasan fasilitas ujian seperti komputer hingga layanan internet.

Baca Juga : Andi Amar Dianugerahi Gelar “Kakak Entrepreneur” oleh Forum OSIS dan MPK Sulsel di YCA 2025

“Salah satu upaya kita memang mendorong sekolah remote area bisa dijamin fasilitas UNBKnya. Mulai tahun ini, sekolah remote area sudah mandiri melakukan ujian,” sambung Basri.

Adapun sebaran sekolah remote area di 13 kabupaten/kota di Sulsel, diantaranya Kabupaten Luwu Utara (3 sekolah), Luwu Timur (1 sekolah), Tana Toraja (4 sekolah), Toraja Utara (2 sekolah), Luwu (2 sekolah), Enrekang (2 sekolah), Kabupaten Bone (2 sekolah).

Selanjutnya, Kabupaten Pangkep (11 sekolah), kemudian Kabupaten Sinjai, Gowa, dan Maros masing-masing 1 sekolah. Lalu Kabupaten Takalar (2 sekolah), dan Kepulauan Selayar (5 sekolah).

Baca Juga : Disdik Sulsel Genjot Kualitas Guru Lewat GTK Andalan Academy dan Sertifikasi Relawan Anti Narkoba

“Jadi mereka (siswa) itu seperti di Seko, tidak perlu ke Masamba, ujian di sekolahnya sendiri. Begitu juga yang ada di pulau di Pangkep. Sekarang sudah bisa ujian di sekolahnya sendiri. Sudah ada komputer, VSAT untuk internet,” paparnya.

Rencananya UNBK tingkat SMK di Sulsel akan digelar 16-19 Maret 2020. Kemudian disusul UNBK tingkat SMA/MA pada 30 Maret-2 April 2020. Ujian itu akan diikuti total 133.384 siswa di Sulsel, dengan rincian SMA 73.895 siswa, MA 19.372 dan SMK 40.117 siswa.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....