Logo Sulselsatu

Dewan Usulkan ke Bappeda Parepare Maksimalkan Penggunaan e-Data

Asrul
Asrul

Kamis, 13 Februari 2020 10:35

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare mendukung Pemkot Parepare yang sudah memanfaatkan aplikasi e-planning atau perencanaan berbasis elektronik pada Musrenbang tahun ini.

Itu akan menjamin transparansi dan akuntabilitas. Namun tidak cukup sampai di e-planning, harus ditindaklanjuti dengan e-data untuk lebih meningkatkan transparansi dan akuntabilitas khususnya dalam menjamin bantuan tepat sasaran dan tepat manfaat.

Hal ini diungkap Ketua Komisi III DPRD Parepare, Rudy Najamuddin, dalam Musrenbang RKPD 2021 tingkat kecamatan di Kantor Kecamatan Bacukiki Barat, Parepare.

“Ini pesan khusus untuk Bappeda. Jangan mati di e-planning tapi lanjut di e-data. Jadi akan online ke semua dinas terkait penerima bantuan. Akan mudah ditelusuri darimana ke mana bantuan itu, apakah tepat sasaran dan tepat manfaat. Karena banyak keluhan kenapa itu-itu saja yang terima bantuan. Nah, kalau e-data otomatis akan error atau tertolak oleh sistem kalau yang sudah terima bantuan. Tidak ada lagi penerima bantuan yang itu-itu saja,” kata Rudy, Kamis (13/2/2020).

Secara umum yang mencuat dalam Musrenbang Kecamatan Bacukiki Barat ini adalah masalah Basis Data Terpadu (BDT), BPJS Kesehatan karena adanya warga tidak terakomodir, dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Rudy menekankan, DPRD akan membentuk Pansus untuk menelusuri masalah warga tidak terakomodir BPJS Kesehatan. Selain itu, dia juga meminta Pemkot membentuk tim.

“Jadi Pansus DPRD dan tim dari eksekutif sama-sama bekerja. Nanti hasil kerjanya dipertemukan, di mana ketemu titik temunya dan solusinya,” imbuh politisi PPP ini.

Sementara itu, Ketua DPRD Parepare Andi Nurhatina Tipu yang juga hadir dalam Musrenbang mengemukakan, segera mengundang SKPD terkait untuk hearing masalah BPJS Kesehatan dan masalah BDT maupun PKH.

“Hearing ini juga akan mengundang gabungan komisi DPRD supaya ada solusi yang dihasilkan,” kata legislator Partai Golkar dan mantan Camat Bacukiki Barat ini.

Camat Bacukiki Barat, Fitriany meminta agar Dinas Sosial (Dinsos) kembali mensosialisasikan masalah BDT dan PKH, agar masyarakat tidak bingung.

“Masyarakat bingung mana BDT, mana PKH. Saran saya, Dinsos sebaiknya sosialisasikan kembali ke RT RW. Sebelum verifikasi dan turun ke lapangan, sebaiknya lakukan sosialisasi supaya masyarakat paham,” pinta Fitriany.

Sementara Sekretaris Bappeda Parepare, Zulkarnaen merespons usulan anggota DPRD untuk menghadirkan aplikasi e-data.

“Usulan yang baik. Semoga didukung dengan anggarannya. Karena 2021 Parepare sudah menerapkan e-planning, e-monev, e-pokir, e-budgeting dan e-lainnya. Bapak walikota memang menginginkan semua E E, agar semua transparan dan akuntabel,” tandas Zulkarnaen.

Penulis: Andi Fardi
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...