Logo Sulselsatu

Kabupaten Maros Canangkan Sensus Penduduk 2020, Ini Tahapannya

Asrul
Asrul

Senin, 17 Februari 2020 20:57

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAROS – Pencanangan sensus penduduk tahun 2020 di Kabupaten Maros resmi diberlakukan Senin, (17/2/2020) di Ruang Pola Kantor Bupati Maros.

Kegiatan pencanangan ditandai dengan penabuhan gendang oleh Bupati Maros, HM Hatta Rahman didampingi Kepala BPS Maros beserta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maros, Marwanto mengatakan untuk sensus penduduk tahun 2020 ini ada dua tahap. Tahap pertama saat ini tengah berjalan kegiatan sensus penduduk online mulai 15 Februari hingga 31 Maret mendatang.

“Untuk sensus penduduk online ini kelebihannya dapa dilakukan sendiri. Sehingga kerahasiaan data bisa lebih terjaga. Kelebihan sensus penduduk online ini karena kita tidak direpotkan lagi dengan kedatangan orang yang melakukan pendataan. Apalagi ketika kita sedang disibukkan dengan pekerjaan kita saat petugas sensus datang. Sedangkan untuk online bisa dilakukan kapan saja dengan sendiri,” jelasnya.

Selain itu kata Marwanto, biasanya ada data yang sifatnya rahasia melalui sensus penduduk online ini tentu lebih memudahkan masyarakat karena bisa mengisi sendiri.

Ia mengaku saat ini sensus penduduk online sudah berlangsung selama tiga hari. Target disensus penduduk online ini hingga 31 Maret mendatang sekitar 25 persen dari jumlah penduduk di Kabupaten Maros.

“Kalau menurut Disdukcapil jumlah penduduk Maros itu sekitar 408.448 jiwa. Jadi kalau target kita 25 persen berarti sekitar 102.112 orang. Tapi kita berharap bisa melampaui target,” jelasnya

Setelah waktu yang ditentukan untuk sensus penduduk online ini selesai, kata dia, selanjutnya petugas akan turun ke rumah-rumah warga dan melakukan sensus.

“Tahap kedua itu rencananya akan dilakukan pada Juli mendatang. Itu akan ada petugas yang datang ke rumah, bagi yang belum melakukan pengisian data pada sensus penduduk online nantinya atau mungkin ada yang datanya berubah,” jelasnya.

Dia berharap agar respon masyarakat melebihi target. Sebab di tahun 2030 mendatang akan direncanakan atau diwacanakan sudah tak ada lagi konvensional semua pakai online.

Sementara itu Bupati Maros, HM Hatta Rahman mengatakan sensus penduduk 2020 akan dilaksanakan dalam dua tahap
yaitu tahap sensus penduduk online (SPO) yang akan berlangsung dari tanggal 15 Februari zampai dengan 31 Maret 2020.

“Tahap kedua sensus penduduk dari rumah ke rumah yang akan berlangsung pada tanggal 1 Juli sampai dengan 31 Juli 2020 mendatang, ” katanya.

Tujuan sensus penduduk ini kata dia
menyediakan data dan jumlah, komposisi, distribusi dan karakteristik kependudukan Indonesia.

Dia mengimbau semua elemen masyarakat untuk melakukan sensus penduduk secara mandiri (online) dengan mengunjungi atau mengakses situs sensus.bps.go.id .

Penulis: Indra Sadli Pratama
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...