Logo Sulselsatu

Setahun Lebih Jabat Direktur, Haris Nawawi Sukses Dongkrak PAD RSUD Haji

Asrul
Asrul

Selasa, 18 Februari 2020 13:41

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar berhasil melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2019 hingga 108,49 persen. Perolehan ini jauh dari tahun 2018 lalu yang menargetkan PAD Rp 39,1 miliar dan yang terealisasi hanya Rp30 miliar atau setara 76,92 persen.

Di tahun-tahun sebelumnya, target PAD RS haji memanf masih minim, misalnya, pada tahun, 2016 silam, RS Haji Makassar memiliki target PAD mencapai Rp 37 miliar.

Sementara yang terealisasi hanya Rp 32,4 miliar atau setara 87,73 persen. Tahun 2017, target meningkat menjadi Rp 38,5 miliar dan hanya mampu direalisasikan Rp 30,1 miliar atau 78,19 persen. Bila dibandingkan antara 2016 dengan 2017, mengalami penurunan tingkat realisasi pendapatan.

Capaian tersebut, tentu tidak lepas dari kinerja Direktur RSUD Haji Makassar Haris Nawawi. Sejak dirinya dipercaya untuk mengambil alih posisi direktur sejak tahun 2018 hingga sekarang.

Direktur RSUD Haji Makassar Haris Nawawi, menjelaskan, peningkatan pendapatan ini ditunjang oleh kinerja maksimal dari semua komponen layanan rumah sakit di Kota Makassar.

“Saya mengajak teman-teman dokter, perawat, bidan, dan semua yang kerja termasuk tukang sapu dan tukang parkir untuk meningkatkan pelayanan dan melayani pasien dengan maksimal. Saya diskusi dan memberi kewenangan sesuai tugas pokok masing-masing. Kami kerja di rumah sendiri. Menjaga rumah sendiri. Kembali ke jati diri dan tugas mulia rumah sakit,” jelas Haris Nawawi.

Hasil peningkatan pasien dan peningkatan pendapatan, kata Haris, tidak lepas dari hasil diskusi dengan semua jajaran yang ada di RSUD Haji Makassar. Sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Alhamdulillah sudah untung dan bisa mandiri. Jasa dokter saya naikkan sebagai imbalan kerja keras dengan layanan penuh hati terhadap pasien. Dua tahun terakhir RS Haji tidak menunggu pencairan BPJS,” jelasnya.

Sementara, Ketua Akreditasi RSUD Haji Makasar, drg. Wahida mengaku, dari segi jumlah pasien sendiri sudah meningkat secara signifikan sejak akhir tahun 2019 lalu. Dimana setiap harinya pasien mencapai 180 sampai 216 orang pasien.

Perubahan peningkatan jumlah pasien dipengaruhi beberapa faktor. Yakni kecepatan pelayanan, kenyamanan pelayanan, tersedianya alat penunjang, tersedia setiap saat tenaga dokter dan yang paling penting sekali kemasan makanan untuk pasien layaknya makanan catering.

Yang tidak kalah penting lagi, kata Wahida, upaya Direktur RSUD Haji Makassar untuk mengajak seluruh dokter PNS yang ada di RSUD Haji Makassar untuk tidak bertugas di RS lain disaat jam kerja, nampaknya membuahkan hasil untuk rumah sakit Pemprov Sulsel itu.

“Ini adalah upaya Pak Direktur RSUD Haji Makassar untuk mengembalikan dokter di jalan yang benar,” kata Wahida.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...