Logo Sulselsatu

Muazin Masjid Raya London Ditikam Saat Kumandangkan Azan Asar

Asrul
Asrul

Jumat, 21 Februari 2020 11:14

Masji Raya London. (foto/int)
Masji Raya London. (foto/int)

LONDON – Muazin Masjid Raya London, Inggris, ditikam saat mengumandangkan azan salat Asar, pada Kamis (20/2//2020) waktu setempat.

Korban dan pelaku tidak disebutkan namanya. Namun muazin yang berusia 70 tahun itu mengalami sejumlah luka di tubuh pascapenyerangan.

Dikutip dari BBCIndonesia, kepolisian London mengatakan kondisinya digambarkan dalam keadaan tidak kritis.

Baca Juga : VIDEO: Penikaman di London, 2 Orang Tewas 3 Luka-luka

Pelaku telah ditahan dengan sangkaan mencoba melakukan pembunuhan.

Pernyataan Kepolisian London menyebutkan bahwa seorang laki-laki berusia 29 tahun, yang diyakini berada di masjid untuk salat, telah ditahan “dengan sangkaan mencoba melakukan pembunuhan”.

Disebutkan pula bahwa ia ditahan di satu kantor polisi di pusat kota London.

“Untuk saat ini, kami tidak memperlakukan insiden sebagai serangan teroris,” kata Kepolisian London.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, melalui unggahan di Twitter mengatakan bahwa dirinya sangat sedih mendengar telah terjadi serangan di Central Mosque.

“Sungguh sangat disayangkan kejadian ini terjadi, apalagi di rumah ibadah. Doa saya bagi semua yang terdampak oleh insiden ini,” kata PM Johnson.

Foto-foto yang diambil dari dalam masjid menunjukkan seorang laki-laki kulit putih dengan jaket berwarna merah terlihat tengah dilumpuhkan oleh beberapa anggota polisi.

Beberapa orang mengunggah kesaksian di media sosial dan mengatakan korban ditikam di bagian leher.

Satu video menunjukkan pisau tergeletak di lantai.

Miqdaad Versi, pengurus Dewan Muslim Inggris, mengatakan orang-orang yang berada di lokasi kejadian menuturkan kepadanya bahwa insiden terjadi ketika jemaah sedang bersiap melakukan salat Asar.

“Apa yang terjadi ini sungguh sangat mengkhawatirkan … apalagi telah terjadi serangan terhadap orang-orang Islam di tempat lain akhir-akhir ini,” katanya.

Central Mosque adalah salah satu masjid populer di pusat kota London.

Tempat ibadah ini bisa menampung sekitar 5.000 jemaah.

Beberapa laporan menyebutkan terdapat sekitar 300 orang di masjid saat serangan terjadi.

Penikaman berlangsung setelah penembakan massal oleh ekstremis kanan di Hanau, Jerman, yang menewaskan sembilan orang pada Rabu (19/02) malam, menewaskan sembilan orang.

Seluruh korban memiliki latar belakang sebagai imigran.

Pemerintah di Ankara mengatakan lima di antara korban adalah warga Turki.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan Jerman harus tuntas mengungkap insiden penembakan.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum05 November 2026 14:54
Rudianto Lallo Desak Kejati Bongkar Mafia Alsintan Rp243 Miliar, Gowa dan Takalar Jadi Sorotan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan menuntaskan penyelidikan d...
Bisnis05 November 2026 14:45
Asmo Sulsel Hadirkan Promo Honda, Hemat Sampai Rp8 Juta
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menghadirkan program promo pembelian sepeda motor Honda sepanjang November 2026....
News05 November 2026 13:19
Pajak MBLB Overburden Pemkab Luwu Timur Dinilai Memberatkan Perusahaan Tambang
Langkah Pemerintah di sejumlah daerah yang gencar mengejar pemasukan tanpa memperhatikan keberlangsungan dunia usaha dan aturan perpajakan, menjadi so...
Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...