SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pendaftar calon walikota Makassar jalur perseorangan di Pilwali Makassar sampai saat ini masih sepi peminat.
Padahal, diketahui ada tujuh kandidat yang telah mengambil user Sistem Infomasi Pencalonan Pemilu (Silon) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar.
“Sampai hari ketiga belum ada satu pun Paslon yang menyetorkan berkas dukungannya untuk diverifikasi,” kata Komisoner KPU Makassar Gunawan Mashar di hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Jumat (21/2/2020).
Baca Juga : Unggulkan Timnas Garuda, Ini Prediksi Skor Amri Arsyid Bahrain vs Indonesia
Sejak dibuka pada Rabu 19 Februari 2020, hingga saat ini belum ada tim maupun paslon yang membawa berkasnya. Pihaknya pun masih memberikan kesempatan hingga Minggu, 23 Februari 2020 dengan batasan waktu sampai 23.59 Wita.
“Tadi ada yang menelpon dari Paslon Andi Munawar mau datang menyetorkan berkas dukungannya, tapi sampai penutupan pukul 16.00 Wita, batal datang. Kami masih memberi waktu dua hari ke depan untuk penyerahan berkas,” ujarnya.
Untuk diketahui, tujuh Paslon yang sudah mengambil user Silon, pertama, Andi Munawar Syahrir-Andi Nur Wajidah. Kedua, Jabal Nur-Muhammad Rivaldi. Ketiga, Iriyanto Andi Baso Ence-M Alihaq Mappaturung.
Baca Juga : Janji Pasangan AMAN agar Warga Makassar Tidak Terdampak Krisis Air Tiap Tahun
Keempat, Muhammad Ismak-Muhammad Faisal Silenang. Kelima, Moh Ramdhan Pomanto Pomanto-Maqbul Halim. Keenam Andi Budi Pawawoi-Idham Amiruddin. Ketujuh Syarifuddin Daeng Punna-Dedy Setiady.
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar