SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) mulai banyak bermunculan di beberapa jalan di Makassar.
Para pedang tersebut kebanyakan diketahui menjual buah-buahan. Selain itu, mereka menggunakan bahu jalan, sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas.
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar Fasruddin Rusli mengatakan, hal ini memang kerap terjadi tiap tahunnya di musim-musim tertentu, yaitu saat musim buah tiba, para pedagang tersebut mulai menjamur memenuhi bahu jalan untuk menjajakan dagangannya, sehingga mempersempit jalur kendaraan.
Baca Juga : Legislator PDIP Tenri Uji Soroti Kebijakan Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Barombong
“Ini kan penjual buah musiman, otomatis nanti musimnya baru ada seperti ini, hanya saja memang sudah sangat mengganggu,” ujar Legislator PPP ini, Senin (24/2/2020).
Hal ini kemudian diperparah oleh para pembelinya. Masyarakat yang hendak membeli dagangan mereka kerap berhenti di tengah jalan dan semakin memperburuk jalur, sehingga memperlambat arus kendaraan yang akhirnya berimbas pada kemacetan lalu lintas (lalin).
Fasruddin memandang hal ini seharusnya segera ditertibkan oleh Satpol PP agar tidak semakin menjamur, penertiban dipandang sangat diperlukan agar masyarakat lain tidak mencontoh hal yang sama.
Baca Juga : Legislator PDIP Udin Malik Dorong Kesadaran Arsip Vital di Makassar saat Lakukan Pengawasan
“Memang sangat mengganggu hampir di semua tempat, yang seperti ini seharusnya ditertibkan oleh teman-teman PP, karena sudah sangat mengganggu juga memakai bahu jalan dan bisa membuat macet,” ungkapnya.
Beberapa jalan yang diketahui banyak digunakan oleh para pedangan itu, antara lain di sepanjang Jalan Hertasning, Jalan Alauddin dan yang paling sering adalah di Jalan Pettarani dengan berbagai macam dagangan mulai dari buah hingga beragam makanan lainnya.
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar