SULSELSATU.com, BARRU – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Barru, dr. Nikmawati berharap agar isu virus corona tidak membuat kepanikan untuk warga Barru.
“Untuk kegiatan IDI Barru soal antisipasi virus Corona masih sebatas imbaun kepada para anggota IDI untuk gencar sosialisasi ke masyarakat termasuk wilayah kerja masing-masing, terlebih karena kita tidak mau membuat kepanikan masyarakat,” kata Nikmawati kepada Sulselsatu.com, Selasa (3/3/2020).
Lebih lanjut kata Dia, pihaknya hanya sebatas menghimbau para anggotanya di Puskesmas agar selalu melakukan sosialisasi tentang higiene perorangan yang sangat penting untuk menghindari terinfeksi kuman termasuk virus corona.
Baca Juga : VIDEO: Virus Corona Ada di Buku Paket IPA Tahun 2017, Katanya Tidak Berbahaya
“Cara ampuh saat ini yang perlu ditekankan kepada masyarakat agar bisa melakukan pola hidup sehat seperti cuci tangan pakai air mengalir dan sabun, memakai masker apabila mengunjungi tempat umum seperti Bandara, makan makanan yang sehat terutama makanan yang sudah dimasak,” harap Nikma yang juga sebagai Direktur RSUD Barru.
Sebelumnya, Dua warga Indonesia positif virus corona berdomisili di Depok. Keduanya merupakan ibu dan anak, terinfeksi Covid-19 dari WN Jepang.
Presiden Jokowi menngungkapkan bahwa ada dua WNI, yakni seorang ibu (64) dan putrinya (31), yang terinfeksi corona setelah berkontak dengan seorang yang positif virus.
Baca Juga : Cegah Virus Corona, Shalat Idul Fitri di Lutra Terapkan Protkes
Terawan mengungkapkan WN Jepang itu terdeteksi virus tersebut di Malaysia. Warga Jepang itu, pernah melakukan perjalanan ke Indonesia.
Tim kemudian mendapatkan dua orang tersebut. Pihaknya kemudian membawa keduanya ke RSPI Sulianti Saroso. Pemeriksaan kemudian dilakukan. Keduanya dinyatakan positif virus itu.
Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Awang Darmawan
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar