Logo Sulselsatu

Persekusi Umat Muslim New Delhi, PA 212 Desak RI Putus Diplomatik India

Asrul
Asrul

Jumat, 06 Maret 2020 12:59

Penolakan UU kontroversial di New Delhi, India. (int)
Penolakan UU kontroversial di New Delhi, India. (int)

JAKARTA – Ribuan orang dari Front Pembela Islam (FPI), GNPF Ulama dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan melakulan unjuk rasa di depan Kedutaan Besar India, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, usai salat Jumat (6/3/2020).

Mereka mendesak RI memutuskan hubungan diplomatik dengan India menyusul persekusi umat Muslim di timur ibu kota New Delhi, India.

Baca juga: India-27-orang-tewas.html">Bentrok Hindu-Muslim di India, 27 Orang Tewas

Baca Juga : VIDEO: Kunjungan Kerja Presiden Prabowo ke India

Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin mengklaim jumlah peserta aksi di Kedubes India mencapai puluhan ribu orang.

“Kepada pemerintah RI putuskan hubungan diplomatik dengan India,” kata Novel dilansir dari CNNIndonesia.

Sementara Sekretaris FPI, Munarman belum mengetahui berapa jumlah massa yang akan turun ke jalan menyampaikan tuntutan di Kedubes India.

Baca Juga : VIDEO: Pria Asal India Ditolak saat Hendak Lamar Kekasihnya di Wajo

Baca Juga : Indonesia Berangkatkan 200 Unit Oxygen Concentrator ke India

“Insya Allah jadi. Setelah Jumat (massa mulai berdatangan),” kata dia.

Panglima FPI DKI Jakarta Ustaz Subhan juga menyatakan massa aksi mulai datang setelah salat Jumat. Peserta aksi akan salat di masjid sekitar Kedubes India.

Sementara Sekretaris FPI, Munarman belum mengetahui berapa jumlah massa yang akan turun ke jalan menyampaikan tuntutan di Kedubes India.

Baca Juga : VIDEO: Pria Asal India Ditolak saat Hendak Lamar Kekasihnya di Wajo

Baca Juga : Indonesia Berangkatkan 200 Unit Oxygen Concentrator ke India

“Insya Allah jadi. Setelah Jumat (massa mulai berdatangan),” kata dia.

Panglima FPI DKI Jakarta Ustaz Subhan juga menyatakan massa aksi mulai datang setelah salat Jumat. Peserta aksi akan salat di masjid sekitar Kedubes India.

Polda Metro Jaya telah menerima surat pemberitahuan unjuk rasa di Kedubes India. Polisi juga sudah melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi aksi.

Baca Juga : India Mendekati Angka 20 Juta Kasus Postif Covid-19

Bentrok antara umat Hindu dan Muslim di timur Ibu Kota New Delhi terjadi sejak Februari lalu. Peristiwa ini bermula dari demonstrasi kecil menentang Undang-Undang Kewarganegaraan yang dianggap mendiskriminasi umat Islam.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...
Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....
News28 Januari 2026 17:53
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
KALLA kembali menggelar ajang penghargaan KALLA AWARD 2025, sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi unit bisnis di bawah naungan KALLA....