Logo Sulselsatu

Forkompinda Sulsel Sepakat Pulangkan Jemaah Asing di Ijtima Dunia 2020

Asrul
Asrul

Kamis, 19 Maret 2020 10:34

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemprov Sulsel dan panitia ijtima dunia 2020 zona Asia sepakat untuk mempercepat pemulangan WNA.

Di lokasi Ijtima saat ini, para peserta tidur di bawah tenda yang disiapkan panitia, dengan alas seadanya. Ribuan jemaah sudah bersepakat untuk mengakhiri pertemuan tersebut, demi mencegah atau membatasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Ketua Panitia Ijtima Dunia 2020 Zona Asia, Ali Yubra, mengatakan, berdasarkan anjuran dari pemerintah dalam rangka membatasi penyebaran virus corona, maka pelaksana Ijtima Asia menunda kegiatan Ijtima, dengan langkah-langkah yang telah disiapkan.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

Adapun poin penting dalam pembatalan tersebut, kata Ali Yubra, pertama adalah membatalkan kedatangan ulama-ulama dari Bangladesh dan Pakistan, yang sudah dilakukan panitia.

“Ulama-ulama dari Bangladesh dan Pakistan mestinya datang tanggal 18 Maret kemarin, tapi kita batalkan,” katanya, Kamis (19/3/2020).

Selanjutnya, adalah mempercepat proses pemulangan peserta warga negara asing yang tidak ada di medan Ijtima. Sedangkan terhadap warga negara asing yang sudah ada di tempat Ijtima, telah disiapkan tempat khusus untuk mengisolasi, agar terpisah dari orang-orang lokal, dan melakukan pengawasan dengan cara menyediakan tenaga medis untuk memantau kesehatan mereka.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

“Yang perlu kami sampaikan, jemaah-jemaah asing yang telah hadir di medan ijtima ini adalah mereka yang sudah berada di Indonesia dua atau tiga bulan yang lalu, yang visanya masih berlaku, sebelum menyebarnya virus corona,” katanya.

Adapun untuk jemaah lokal, lanjutnya, meraka akan dipulangkan secara bertahap secepatnya ke daerah asal mereka masing-masing.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengaku, virus corona atau menjadi keprihatinan semua pihak. Presiden sudah menginteruksikan, ini merupakan bencana nasional yang tentu bisa kita atasi dengan disiplin, dan melakukan sosial distancing.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

“Harus ada kesungguhan dan keprihatinan semua melalui kedisiplinan. Saya sekali lagi terimakasih kepada seluruh peserta Ijtima Zona Asia, yang tentu ini sesuatu yang kita tidak pernah bayangkan. Tetapi karena kondisi negara kita, maka semuanya harus mengalah,” kata Nurdin.

Penundaan kegiatan ini, lanjutnya, merupakan sebuah langkah untuk memotong rantai dan menghindari keramaian, yang dikhawatirkan berdampak pada penyebaran virus corona.

Sebelum meninjau langsung keadaan peserta Ijtima Dunia Zona Asia di Kabupaten Gowa, Forkopimda sudah melakukan pertemuan. Adapun tahap dan langkah-langkah taktis telah disiapkan Pemerintah Provinsi Sulsel, baik untuk tempat tinggal sementara, logistik, maupun kendaraan untuk kepulangan peserta Ijtima.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...