SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemprov Sulsel dan panitia ijtima dunia 2020 zona Asia sepakat untuk mempercepat pemulangan WNA.
Di lokasi Ijtima saat ini, para peserta tidur di bawah tenda yang disiapkan panitia, dengan alas seadanya. Ribuan jemaah sudah bersepakat untuk mengakhiri pertemuan tersebut, demi mencegah atau membatasi penyebaran virus corona atau Covid-19.
Ketua Panitia Ijtima Dunia 2020 Zona Asia, Ali Yubra, mengatakan, berdasarkan anjuran dari pemerintah dalam rangka membatasi penyebaran virus corona, maka pelaksana Ijtima Asia menunda kegiatan Ijtima, dengan langkah-langkah yang telah disiapkan.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK
Adapun poin penting dalam pembatalan tersebut, kata Ali Yubra, pertama adalah membatalkan kedatangan ulama-ulama dari Bangladesh dan Pakistan, yang sudah dilakukan panitia.
“Ulama-ulama dari Bangladesh dan Pakistan mestinya datang tanggal 18 Maret kemarin, tapi kita batalkan,” katanya, Kamis (19/3/2020).
Selanjutnya, adalah mempercepat proses pemulangan peserta warga negara asing yang tidak ada di medan Ijtima. Sedangkan terhadap warga negara asing yang sudah ada di tempat Ijtima, telah disiapkan tempat khusus untuk mengisolasi, agar terpisah dari orang-orang lokal, dan melakukan pengawasan dengan cara menyediakan tenaga medis untuk memantau kesehatan mereka.
Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo
“Yang perlu kami sampaikan, jemaah-jemaah asing yang telah hadir di medan ijtima ini adalah mereka yang sudah berada di Indonesia dua atau tiga bulan yang lalu, yang visanya masih berlaku, sebelum menyebarnya virus corona,” katanya.
Adapun untuk jemaah lokal, lanjutnya, meraka akan dipulangkan secara bertahap secepatnya ke daerah asal mereka masing-masing.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengaku, virus corona atau menjadi keprihatinan semua pihak. Presiden sudah menginteruksikan, ini merupakan bencana nasional yang tentu bisa kita atasi dengan disiplin, dan melakukan sosial distancing.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo
“Harus ada kesungguhan dan keprihatinan semua melalui kedisiplinan. Saya sekali lagi terimakasih kepada seluruh peserta Ijtima Zona Asia, yang tentu ini sesuatu yang kita tidak pernah bayangkan. Tetapi karena kondisi negara kita, maka semuanya harus mengalah,” kata Nurdin.
Penundaan kegiatan ini, lanjutnya, merupakan sebuah langkah untuk memotong rantai dan menghindari keramaian, yang dikhawatirkan berdampak pada penyebaran virus corona.
Sebelum meninjau langsung keadaan peserta Ijtima Dunia Zona Asia di Kabupaten Gowa, Forkopimda sudah melakukan pertemuan. Adapun tahap dan langkah-langkah taktis telah disiapkan Pemerintah Provinsi Sulsel, baik untuk tempat tinggal sementara, logistik, maupun kendaraan untuk kepulangan peserta Ijtima.
Baca Juga : Paskibraka Sulsel Jalankan Tugas dengan Penuh Haru di HUT ke-80 RI
Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar