Logo Sulselsatu

Keamanan Lemah, Popularitas Zoom Kian Terpuruk Dikompori Kompetitor

Asrul
Asrul

Senin, 13 April 2020 08:32

CEO Zoom, Eric Yuan. (ist)
CEO Zoom, Eric Yuan. (ist)

JAKARTA – Aplikasi video konferensi, Zoom dirundung masalah serius. Di tengah popularitas yang kian menanjak, faktor keamanan menjadi celah bagi kompetitor untuk menyerang.

Founder sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Zoom, Eric Yuan dibuat meradang akibat ‘hujatan’ para pesaing.

Eric menuding, ada kompetitor yang mengambil kesempatan dalam kesempitan, yaitu menyerang Zoom yang sedang dalam kondisi kurang baik.

Baca Juga : VIDEO: Virus Corona Ada di Buku Paket IPA Tahun 2017, Katanya Tidak Berbahaya

Eric tak menyebut siapa kompetitor yang dimaksud. Akan tetapi diketahui belum lama ini Microsoft dan Cisco berpromosi bahwa produk mereka jauh lebih aman.

Eric yang mantan pegawai Cisco ini menyatakan kompetisi merupakan hal bagus di pasar layanan konferensi video. Namun demikian, menyerang pihak lain di tengah krisis pandemi corona menurutnya tidak pantas.

“Ini adalah krisis. Siapapun yang memanfaatkan kesempatan ini untuk marketing, sales, menyerang yang lain, sejarah akan menyatakan kebenaran, siapa perusahaan yang melakukan hal benar, siapa yang salah,” cetus Eric, dikutip dari Business Insider.

Baca Juga : Cegah Virus Corona, Shalat Idul Fitri di Lutra Terapkan Protkes

“Saya berkata beberapa kali ke karyawan, mari fokus ke end user, fokus berkomitmen ke masyarakat dan fokus ke krisis serta melakukan hal benar, menunjukkan tanggung jawab sosial perusahaan. Jangan fokus ke marketing dan penjualan. Itu budaya mengerikan,” sambungnya.

Microsoft belum lama ini mempromosikan betapa aman aplikasi Teams melalui tulisan di blog. “Orang perlu tahu pembicaraan virtual mereka aman dan privat. Di Microsoft, privasi dan sekuriti tak pernah dikesampingkan,” tulis pejabat Microsoft.

Cisco mengutarakan hal senada soal layanan meeting online WebEx. “Sekuriti bukan untuk dipikirkan kemudian. Ini adalah bagian dari budaya kami,” kata General Manager WebEx, Abhay Kulkarni.

Baca Juga : Alhamdulillah, Pasien Sembuh Covid-19 di Lutim Jadi 1.379 Orang

Beberapa pihak kini mulai melarang Zoom karena isu semacam zoom bombing di mana pesan dari orang asing membanjiri suatu percakapan. Pegawai Google sampai para guru di Singapura misalnya, telah dilarang menggunakan Zoom.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional13 Agustus 2026 14:52
Telkom Kenalkan OCA di DTI-CX 2026, Solusi AI untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat transformasi digital melalui pengembangan solusi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence ...
Pendidikan13 Agustus 2026 13:17
Makassar Marketing Festival 2026 di Kalla Institute Soroti Peran AI
Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) diperkirakan semakin mengubah kebutuhan kompetensi di dunia kerja....
Ekonomi13 Agustus 2026 13:01
Samsung Hadirkan Galaxy Tab S10 FE Series dan Galaxy Tab S10 Lite, Pilihan Tablet untuk Beragam Gaya Hidup
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Samsung Electronics Indonesia menghadirkan dua pilihan tablet yang menyasar kebutuhan pengguna dengan aktivitas berbeda, ...
Makassar13 Agustus 2026 12:42
Di Bawah Plt Direksi, Kinerja dan Efisiensi PDAM Makassar Dorong Laba Lampaui Targe
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kinerja keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar menunjukkan perbaikan signifikan sepanjang 2026. Hingga akhir Juli, laba...