Logo Sulselsatu

Pemkab Sinjai Siapkan 1,5 Miliar Bagi Pelaku UMKM Terdampak Covid-19

Asrul
Asrul

Selasa, 21 April 2020 08:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai telah menyiapkan anggaran untuk pelaku UMKM yang terkena dampak ekonomi akibat wabah virus Corona (Covid-19), jumlah anggaran yang telah direalokasikan yakni sebesar Rp1,5 miliar.

Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa mengatakan, saat ini pemerintah daerah Kabupaten Sinjai telah merealokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19 yang nilai anggarannya kurang lebih Rp8,5 miliar.

Peruntukannya yakni sekitar Rp5 miliar untuk pencegahan, termasuk di dalamnya kebutuhan operasional Satgas gugus tugas, TNI dan Polri, petugas posko diperbatasan, pengadaan barang APD dan peralatan medis.

Baca Juga : Terang yang Dinanti, Perjuangan Ismail Bachtiar Menjawab Aspirasi dari Pegunungan Sinjai

“Termasuk juga alat-alat kampanye, seperti spanduk dan baliho. Termasuk juga peralatan cuci tangan, penanganan kesehatan, komunikasi dan tindakan-tindakan yang dilakukan di area publik,” ujarnya, Selasa (21/4/2020).

Sedangkan untuk realokasi anggaran sekitar Rp1,5 miliar untuk stimulus UMKM dan pelaku usaha yang terkena dampak, sedangkan untuk bantuan sosial direalokasikan dana sekitar kurang lebih Rp2 miliar khusus untuk UKM stimulus yang akan diberikan yakni akan membeli barang-barang produksinya, terkhusus untuk pelaku usaha pembuat makanan siap saji dan juga pelaku usaha pembuat bahan pelindung diri seeperti masker dan sarung tangan.

“Kami akan melakukan pendataan untuk UKM pembuat makanan siap saji, seperti pembuat abon ikan, ikan asap, dan badeng presto. Juga untuk pelaku usaha pembuat masker dan sarung tangan, semuanya itu nantinya akan kita bagikan kepada masyarakat yang perekonomiannya terdampak,” ungkapnya.

Baca Juga : Hamka Gani Ajak Warga Kampala Bersatu Majukan Desa

“Sementara ini kita fokus ke pelaku usaha tersebut dulu yang sekiranya bisa bantu dengan menyerap hasil produksinya, yang nantinya nanti akan serahkan dengan bantuan pangan non tunai,” sambungnya.

Seto menambahkan selain jenis-jenis produksi dari pelaku usaha tersebut, juga akan kita serap hasil produski pertania seperti cabe yang nanti juga akan serahkan dalam bentuk bantuan sembako.

“Untuk sementara ini mungkin hanya ini yang bisa kita berikan bantuan untuk para pelaku usaha dengan anggaran yang kita realokasikan senilai Rp8,5 miliar,” pungkasnya.

Baca Juga : Jelang Akhir Tahun, Kepala Daerah di Sulsel Kebut Vaksinasi

Penulis: Andi Irfan Arjuna
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel04 Mei 2026 13:20
90 Guru dan Pelajar Berprestasi Terima Penghargaan di Hardiknas Sidrap
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) berlangsung dengan nu...
Bisnis04 Mei 2026 13:15
Percepat Transformasi Digital, Kinerja Indosat Kuartal I 2026 Tumbuh Dua Digit
Indosat Ooredoo Hutchison mencatat kinerja keuangan yang kuat pada kuartal pertama 2026 dengan pertumbuhan dua digit pada sejumlah indikator utama....
Berita Utama04 Mei 2026 13:14
34 Ribu Anak di Makassar Tercatat Tidak Sekolah
‎SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemen Dikdasmen) mencatat sebanyak 34.371 anak di Kota Makassar tidak b...
News04 Mei 2026 13:02
PLN Terima KKPR PLTA Pokko, Perkuat Kepastian Hukum Proyek Energi Hijau di Sulawesi
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi resmi menerima dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) untuk proyek Pembangkit Lis...