Logo Sulselsatu

Bagian Antisipasi, Warga yang Baru Datang di Barru Bakal Jalani Rapid Test

Asrul
Asrul

Senin, 27 April 2020 23:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BARRU – Pemerintah Kabupaten Barru melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, bakal melakukan rapid test massal, terutama bagi warga yang baru tiba dari rantauan.

Sekretaris Tim Gugus Tugas, Abustan mengatakan, sekira 1.000 warga yang masuk dalam Orang Tanpa Gejala (OTG),
dalam waktu dekat akan menjalani rapid test untuk memastikan apakah ada yang mengarah ke positif Corona atau tidak.

OTG ini rata-rata adalah warga yang baru pulang ke Barru. Sebagian diantaranya berasal dari kabupaten/kota yang masuk zona merah. Karena itu sebagian bagian antisipasi, pihaknya melakukan penanganan khusus.

Baca Juga : Jelang Laga Bupati Cup 2023, Ini Daftar Club yang Resmi Terdaftar

“Sesuai pengarahan Bupati Barru Bapak Suardi Saleh, semua yang masuk dalam OTG akan menjalani rapid test. Ini sangat penting, karena kita tidak tahu, apakah mereka pernah bersentuhan langsung dengan orang di daerah lain yang terjangkit Corona, atau tidak. Sehingga sangat penting kita harus melakukan rapid test massal,” kata Abustan yang juga Sekda Barru, Senin (27/4/2020).

Selain bakal melakukan rapid test massal, pihaknya terus meminta kepada OTG atau warga yang baru tiba di Barru, agar menjalani karantina mandiri selama 14 hari. Tidak keluar rumah, dan membatasi berinteraksi secara langsung.

Ia mengurai, adanya penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), salah satu penyebabnya, yakni kedatangan sejumlah warga yang baru tiba dari perantauan. Terutama yang punya riwayat perjalanan atau berdomisili di kabupaten/kota zona merah.

Baca Juga : Tehnical Meeting Bupati Cup 2023 Digelar, Ini Pesan Kadispora Barru

Khusus ODP yang angkanya sempat kosong, kini ada penambahan lagi menjadi 6 orang. Sedangkan PDP, ada 1 orang dan sudah menjalani isolasi di salah satu ruangan di RSUD Barru. Begitupun keluarga pasien tersebut, sudah diminta mengisolasi diri di rumah selama 14 hari.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas, dr Amis menyebutkan, jika nantinya ada warga yang dinyatakan positif sesuai hasil rapid test, maka akan dilakukan langkah penanganan lebih lanjut. Namun pihaknya menjelaskan, bahwa tidak semua yang dinyatakan positif di rapid test itu terpapar Corona. Sebab hasil akhirnya nanti, tetap menunggu hasil swab apakah benar positif atau tidak sama sekali.

Meski demikian, rapid test merupakan langkah awal untuk melakukan tindakan medis bagi warga, terutama yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Baca Juga : Dilalap Si Jago Merah, Aliansi Jurnalis Barru Bantu Kerabat Sesama Wartawan

Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel04 Mei 2026 13:20
90 Guru dan Pelajar Berprestasi Terima Penghargaan di Hardiknas Sidrap
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) berlangsung dengan nu...
Bisnis04 Mei 2026 13:15
Percepat Transformasi Digital, Kinerja Indosat Kuartal I 2026 Tumbuh Dua Digit
Indosat Ooredoo Hutchison mencatat kinerja keuangan yang kuat pada kuartal pertama 2026 dengan pertumbuhan dua digit pada sejumlah indikator utama....
Berita Utama04 Mei 2026 13:14
34 Ribu Anak di Makassar Tercatat Tidak Sekolah
‎SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemen Dikdasmen) mencatat sebanyak 34.371 anak di Kota Makassar tidak b...
News04 Mei 2026 13:02
PLN Terima KKPR PLTA Pokko, Perkuat Kepastian Hukum Proyek Energi Hijau di Sulawesi
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi resmi menerima dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) untuk proyek Pembangkit Lis...