Tim Gabungan Intens Turun Lapangan Pantau Toko Tak Taat Aturan PSBB di Makassar

ilustrasi. (int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekitar 50 toko non-sembako di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tetap berjualan alias tak mengindahkan larangan pemerintah terkait pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Puluhan toko ini pun disemprot air sehingga barang jualan dan para karyawan toko basah kuyup.

“Disemprot air langsung masuk ke tokonya beserta karyawannya,” ujar Kabid Penegakan Hukum Satpol PP Makassar Irwan P kepada wartawan, Selasa (28/4/2020).

Tim gabungan PSBB Makassar yang dipimpin langsung Kasatpol PP Makassar Iman Hud ini bergerak menertibkan pelaku usaha di sejumlah titik di Makassar, sejak Senin 27 April.

Rute yang didatangi petugas, dari Jalan Irian, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Sulawesi, Jalan Bulusaraung, Jalan Masjid Raya, hingga Jalan Bandang.

Petugas pun mendapati sejumlah toko nonsembako, dari toko bangunan, toko mainan, toko alat pertanian, toko lampu, hingga berbagai toko lainnya, tetap buka. Alhasil, petugas melakukan penyemprotan ke dalam toko agar pelaku usaha jera.

“Kondisinya tetap buka, ramai. Menimbulkan antrean banyak orang yang berkunjung. Akhirnya terjadi kumpul-kumpul warga,” kata Irwan.

“Jadi banyak pelaku usaha yang tetap membandel. Makanya kita semprot air, kalau 50 toko saja itu dapat, bisa lebih,” imbuhnya.

Irwan menjelaskan tindakan pihaknya ialah memberikan hujan buatan, dalam artian air yang disemprotkan adalah air murni. Upaya itu disebutnya akan terus dilakukan sehingga para pelaku usaha betul-betul jera.

“Hari ini akan kita turun lagi. Titiknya masih kita kaji,” katanya.

Editor: Asrul