Logo Sulselsatu

Fakultas Keperawatan Unhas Edukasi Cegah Covid-19 ke Tunanetra di Makassar

Asrul
Asrul

Senin, 04 Mei 2020 08:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin mengambil peran dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19 melalui Program Bina Desa, yang berfokus pada masyarakat penyandang tunanetra.

Fakultas Keperawatan menyerahkan bantuan logistik dan media edukasi audio melalui Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Cabang Makassar di Kantor Pertuni Jl. Sunu 3, Jumpandang Baru Kecamatan Tallo Kota Makassar.

Arnis Puspitha selaku dosen pendamping dan Ketua Panitia Program Bina Desa Fakultas Keperawatan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat yang merasakan dampak Covid-19. Fokus ditujukan kepada masyarakat tunanetra, mengingat kelompok masyarakat ini memiliki jumlah yang tidak sedikit.

Baca Juga : Kembangkan Potensi Talenta Lokal, PT Vale Terima Mahasiswa Kerja Praktik di Area Operasional

“Di Makassar, terdapat kelompok masyarakat penyandang tunanetra yang tergabung dalam Persatuan Tunanetra Indonesia, dengan jumlah anggota 150 orang. Mayoritas penyandang tunanetra ini mendapatkan penghasilan dari pekerjaan sebagai penyedia jasa pijat. Namun sejak pandemi Covid-19, mereka kehilangan penghasilan,” jelas Arnis.

Persoalan lain adalah kurangnya media edukasi dan sosialisasi pencegahan Covid-19 yang cocok dan mudah dipahami oleh masyarakat penyandang tunanetra.

Oleh karena itu, sebagai bagian dari pengabdian masyarakat, Fakultas Keperawatan Unhas membuat media edukasi audio yang bisa digunakan untuk menyerap informasi terkait perkembangan dan cara pencegahan Covid-19.

Baca Juga : BYD Edukasi Mobilitas Hijau ke Wilayah Timur Indonesia, Gelar Technology Roadshow di Unhas

“Kegiatan kita diantaranya pemberian edukasi pencegahan Covid-19 dan panduan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB dalam bentuk audio, bantuan logistik serta pemberian bantuan sabun cuci tangan cair 50 bungkus dan masker kain 100 lembar,” jelas Arnis.

Melalui Program Bina Desa, diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial mahasiswa, terutama masa pandemi Covid-19. Selain itu, dengan edukasi melalui audio digital tentang materi pencegahan penularan Covid-19 dan panduan PSBB, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan membaiknya perilaku pencegahan penularan pada masyarakat penyandang tunanetra, seperti cara cuci tangan, penggunaan masker, jaga jarak dan sebagainya.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News04 Mei 2026 13:02
PLN Terima KKPR PLTA Pokko, Perkuat Kepastian Hukum Proyek Energi Hijau di Sulawesi
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi resmi menerima dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) untuk proyek Pembangkit Lis...
News04 Mei 2026 12:49
PLN UIP Sulawesi dan Pemprov Sulteng Perkuat Sinergi Percepatan Infrastruktur Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam percepatan pem...
Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...