Logo Sulselsatu

Tinjau Sejumlah Pos Pengamanan, Adnan Harap PSBB Gowa Berjalan Tertib

Asrul
Asrul

Senin, 04 Mei 2020 21:25

Adnan memantau suasana perbatasan Gowa-Makassar di tengah wabah Covid-19. (ist)
Adnan memantau suasana perbatasan Gowa-Makassar di tengah wabah Covid-19. (ist)

SULSELSATU.com, GOWA – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan turun langsung memastikan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berjalan dengan tertib dengan meninjau sejumlah pos pengamanan, khususnya di wilayah perbatasan.

Bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gowa, dirinya meninjau perbatasan Kabupaten Gowa – Kota Makassar (perempatan Sultan Hasanuddin), Jalan Syekh Yusuf, Jalan Tun Abdul Razak, Jalan Tamangapa Samata, Perbatasan Gowa – Takallar di Kallaserena Bontonompo dan perbatasan Kabupaten Gowa – Kota Makassar di Kecamatan Barombong.

“Kami sangat berharap kerjasama dari seluruh masyarakat, utamanya masyarakat Kabupaten Gowa agar sama-sama patuh dengan aturan yang berlaku selama PSBB. Termasuk mengetahui kendaraan yang boleh melintas dan tidak,” katanya usai meninjau salah satu pos pengamanan, Senin (4/5/2020).

Baca Juga : VIDEO: Polisi Gadungan Ditangkap di Gowa Usai Peras Warga

Bahkan, dirinya pun menginstruksikan agar personil yang bertugas di setiap pos pengamanan memperketat pengawasannya. Khususnya kepada pengendara yang ingin masuk ke Wilayah Kabupaten Gowa.

Menurutnya, upaya penerapan PSBB ini sebagai langkah serius pemerintah dalam memutuskan mata rantai penularan virus corona atau covid-19. Apalagi dengan melihat perkembangan penyebaran covid-19 hingga saat ini mengalami peningkatan yang signifikan.

Data terakhir kata Bupati Adnan, warga yang terkategorikan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 386 orang, kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 190 orang dan pasien positif Covid-19 sebanyak 38 orang.

Baca Juga : VIDEO: Kecelakaan di Jembatan Kembar Gowa, Mobil dan Pembatas Jembatan Rusak

Olehnya ia berharap pelaksanaan PSBB ini mendapat dukungan dari semua pihak terutama masyarakat agar pelaksanaan PSBB Kabupaten Gowa bisa berjalan tertib, sukses dan menjadi bentuk usaha memutus pendemi covid-19.

PSBB ini bukan hanya kepentingan pemerintah tetapi untuk kepentingan masyarakat. Karena kita mau rantai penularan covid-19 berakhir,sehingga kita bisa beraktivitas seperti sedia kala,” harapnya.

Sementara Kapolres Gowa, Akbp Boy FS Samola menyebutkan, selama pelaksanaan PSBB, pihaknya menyiapkan 13 titik sebagai pos pengamanan dengan menurunkan 1500 personel gabungan. Mulai dari unsur TNI, Polri, Satpol PP dan jajaran lainnya.

Baca Juga : Uniknya Wisuda TK Al Husna Gowa, Digelar Sambil Berkebun

“Di perbatasan kita lakukan beberapa kegiatan, seperti pengalihan arus, penyekatan, pemeriksaan KTP dan surat kendaraan. Jika pengendara tidak lengkap maka kita tilang,” katanya.

Sementara, untuk pola pemerikasaan pihaknya akan menggunakan penggantian pola sehingga tidak akan terbaca oleh masyarakat.

Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Pedagang Pasar Sungguminasa Ungkap Harga Cabai Rawit Sudah Turun

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News04 Mei 2026 13:02
PLN Terima KKPR PLTA Pokko, Perkuat Kepastian Hukum Proyek Energi Hijau di Sulawesi
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi resmi menerima dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) untuk proyek Pembangkit Lis...
News04 Mei 2026 12:49
PLN UIP Sulawesi dan Pemprov Sulteng Perkuat Sinergi Percepatan Infrastruktur Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam percepatan pem...
Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...