SULSELSATU.com, MAKASSAR – Angkasa Pura (AP) 1 melakukan rapid test kepada karyawan Bandara Sultan Hasanuddin. Ini untuk memastikan sterilisasi Covid-19 karyawan bandara.
General Manager AP 1 Wahyudi mengatakan, ada 61 petugas yang menjalani rapid test. Selain itu, ada 28 orang yang diambil sampel untuk diuji swab karena memiliki riwayat kontak dengan orang positif Covid-19.
“Yang di-rapid test itu ada 61 orang, baik dari AP 1 maupun dari Angkasa Support. Hasilnya ada 3 orang yang positif. Untuk yang ikut swab itu ada 28 orang, ya nanti baru akan ketahuan dalam beberapa hari ke depan,” kata Wahyudi, Selasa (5/5/2020).
Baca Juga : Kolaborasi Pelita Air dan Eksposed Cafe Hadirkan Nilai Tambah bagi Penumpang
Wahyudi mengakui Bandara Sulhas menjadi salah satu klaster yang juga berkontribusi banyak pada angka pasien positif Covid-19 di Maros, selain klaster umrh.
“Ya kita mau memang agar klaster Bandara ini tidak lagi berkembang. Karena dari data Dinas Kesehatan Maros, klaster bandara ini juga salah satu yang terbesar dari klaster umrah untuk di wilayah Maros ya,” lanjutnya.
Bagi petugas yang positif berdasarkan rapid test, akan langsung dilakukan isolasi sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku, termasuk pemeriksaan swab. Sementara petugas yang telah menjalani swab juga masih harus tetap diisolasi sambil menunggu hasil swab.
Baca Juga : Jadi Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar, BRI Diapresiasi Oleh Negara
“Memang ada sempat 1 orang yang pegawai kami itu positif. Tapi ada juga dari bagian lagi semisal dari Otoritas dan juga dari petugas bantuan pengamanan dari TNI AU. Yang positif (rapid test) kita akan swab langsung, terus yang di-swab ini tetap menjalani isolasi,” terangnya.
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar