Logo Sulselsatu

Torut Gunakan Thermal Scanner di Pos Perbatasan

Asrul
Asrul

Sabtu, 09 Mei 2020 11:00

istimewa
istimewa
SULSELSATU.com, TORAJA UTARA – Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, mengajak Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, untuk mengecek pintu masuk Toraja Utara (Torut) dari Tana Toraja di daerah Pa’besenan, Jumat malam (8/5/2020).
Kalatiku menyampaikan bahwa alat yang digunakan terbilang canggih. Demikian juga dengan petugas Covid-19 lengkap dengan APD dan mematuhi standar protokol kesehatan dengan ketat. Alat yang digunakan pendeteksian suhu tubuh (thermal scanner) seperti yang digunakan di bandara.
“Biasanya pakai thermo gun untuk mengukur suhu. Tapi dengan ini langsung cepat. Mesinnya seperti yang digunakan di bandara, orang berdiri, suhu langsung terbaca berapa derajat, tidak perlu thermo gun. Dengan cara begini cepat, walaupun banyak mobil, itu langsung lancar,” kata Kalatiku Paembonan.
Alat ini sudah digunakan selama sepekan, sebelumnya terjadi kemacetan hingga tiga kilometer. Bukan hanya itu saja, di posko pemeriksaan ini juga memiliki teknologi di mana Kartu Tanda Penduduk, juga dapat discan, secara terperinci biodata dapat terlihat. Dan sekaligus dapat mengetahui kartu identitas tersebut asli atau tidak.
Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Toraja Utara, Anugerah Yaya Rundupadang, menyampaikan, dengan alat face detector scanner dapat membaca kondisi suhu hingga empat orang secara langsung. Kelebihannya lebih akurat, dari segi higienitas petugas juga lebih terlindungi karena jarak yang dijaga. Kemudian efektif mengurai kemacaten di pos perbatasan.
“Kalau misalnya 37 langsung bunyi,” ujarnya.
Ia menambahkan, Toraja Utara memberlakukan protokol yang sangat ketat. Di desa-desa misalnya, terdapat karantina masing-masing wilayah. Semua yang datang terdata, aktivitas ekonomi hanya sampai pukul 16.00 Wita saja.
Selain mengapresiasi hadirnya alat ini, Nurdin menanyakan apakah ada pasien status positif dan PDP, di mana Toraja Utara masih bebas dari Covid-19.
Anugerah menjelaskan, sudah banyak yang dilakukan rapid test dan hasilnya non-reaktif dan diswab juga sudah dilakukan, dan hasilnya negatif.
“Kami juga menghargai kedatangan Gubernur Sulsel memberikan bantuan gugus tugas di sini untuk kembali menjaga wilayah, untuk masyarakat lebih terlindungi,” ujarnya.
Penulis: Jahir Majid
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News23 Agustus 2026 20:39
PT Vale dan Pemkab Kolaka Perbaiki 6 Rumah, Beri Hunian Layak dan Akses Kesehatan Warga
PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Kodim 1412/Kolaka memperbaiki enam rumah warga di Kecamatan Baula....
News23 Agustus 2026 17:33
PT Bumi Karsa Tingkatkan Kompetensi BIM untuk Dorong Transformasi Digital Konstruksi
PT Bumi Karsa memperkuat transformasi digital di sektor konstruksi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia....
Nasional23 Agustus 2026 15:51
Bantu Korban Gempa NTT, BRI Siapkan 3 Posko dan Dapur Umum
BRI memperkuat penanganan pascabencana gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan membangun tiga posko logistik dan satu ...
Ekonomi23 Agustus 2026 15:36
Investor Pasar Modal di Sulsel Capai 766.125 SID, Tumbuh 79,28 Persen
Minat masyarakat Sulawesi Selatan terhadap investasi di pasar modal menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Juni 2026, jumlah Single Investor Iden...