Logo Sulselsatu

Warga Pallangga Kembalikan Paket Sembako dari Pemerintah, Ini Alasannya

Asrul
Asrul

Sabtu, 09 Mei 2020 09:15

istimewa
istimewa
SULSELSATU.com, GOWA – Jika kebanyakan orang berlomba-lomba untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah, apalagi di saat pandemi virus Corona atau covid-19 menyebar.
Irma, salah seorang warga Dusun Bontocinde, Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga justru memilih mengembalikan paket sembako yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Gowa melalui pemerintah desa.
Pilihan untuk mengembalikan bantuan sosial pemerintah itu lantaran ia telah mendapatkan bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial.
“Di luar sana masih ada orang yang lebih berhak dan lebih layak mendapatkan. Tidak halal ji juga kalau bukan hakku saya makan, makanya saya kembalikan,” ujarnya saat ditemui di rumahnya, Jumat (8/5/2020).
Ia menjelaskan, bantuan PKH yang diterimanya secara reguler sudah cukup membantu kebutuhan keluarganya. Ia pun telah menerima bantuan tersebut selama tiga kali yaitu pada Februari 2020 ia mendapat Rp300.000, kemudian di bulan kedua mendapat Rp400.000 dan pada bulan ketiga mendapat Rp150.000.
Keputusan Irma yang kesehariannya menjadi ibu rumah tangga ini setelah mendapat informasi dari suaminya bahwa penerima PKH tidak boleh mendapatkan bantuan lainnya. Dengan kata lain mendapat dua jenis bantuan pada satu penerima.
“Karena tidak boleh mendapat dua bantuan makanya saya mengembalikan,” katanya.
Sementara, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Desa Bontoramba yang juga Sekretaris Camat Pallangga, Syahrial sangat mengapresiasi keputusan yang dilakukan oleh warganya tersebut.
Ia pun telah melaporkan hal tersebut ke Camat Pallangga untuk diteruskan ke Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.
“Bapak bupati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ibu Irma, beliau pun mengarahkan kami untuk memberikan perhatian kepada ibu ini secara pribadi karena kejujurannya,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan Camat Pallangga Taufik M Akib. Keputusannya mengembalikan paket sembako lantaran telah mendapatkan bantuan program sosial dianggap sebuah kejujuran.
Apalagi menurut Taufik, warganya tergolong masyarakat pra sejahtera tetapi rela mengembalikan bantuan sembako dari pemerintah untuk diserahkan kembali ke masyarakat yang lebih membutuhkan.
“Ini merupakan contoh yang patut diteladani bagi kita semua untuk membantu warga yang membutuhkan bantuan, menolong orang yang dalam kesusahan. Apalagi di bulan suci Ramadhan, terlebih lagi di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata dia.
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel08 November 2026 13:03
Festival Pesantren Pertama di Sulsel Digelar di Takalar, Daeng Manye Ingin Santri Tampil di Panggung Utama
SULSELSATU.com, TAKALAR – Pemerintah Kabupaten Takalar mematangkan persiapan Festival Pondok Pesantren se-Kabupaten Takalar yang dijadwalkan berlang...
News08 November 2026 12:12
PELNI Raih Penghargaan Konektivitas Maritim Nasional
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero meraih penghargaan Excellence in National Maritime Connectivity dalam ajang CNN Indonesia Awards 2026 ...
Politik08 November 2026 12:05
Idrus Marham Bela Bahlil soal Isu Penyadapan: Jangan Bangun Opini Menyesatkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham membela Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia yang namanya dikaitkan dengan isu ...
Kriminal07 November 2026 21:42
Kendaraan Diduga Milik Geng Motor Dibakar Massa Usai Serang Warga di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Keributan antar kelompok pemuda dan geng motor terjadi di pertigaan Jalan Veteran Selatan-Jalan Rappocini Raya, Kota ...