Logo Sulselsatu

Sekda Sinjai Tepis Soal Kelangkaan Pupuk di Daerahnya

Asrul
Asrul

Senin, 11 Mei 2020 23:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai memastikan terus menjaga ketersediaan pupuk mulai dari tingkat produsen hingga distributor untuk memenuhi kebutuhan petani.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sinjai, Akbar Mukmin menanggapi rumor yang beredar bahwa saat ini terjadi kelangkaan pupuk di Kabupaten Sinjai, Senin (11/5/2020).

“Sebenarnya tidak terjadi kelangkaan pupuk. Semua tersedia, hanya karena ada mekanisme yang belum terpenuhi ditingkat bawah,” ungkapnya.

Baca Juga : Terang yang Dinanti, Perjuangan Ismail Bachtiar Menjawab Aspirasi dari Pegunungan Sinjai

Karena itu Akbar mendesak kepada para distributor dalam jangka waktu satu minggu ke depan dapat memenuhi kebutuhan ditingkat pengecer maupun para petani.

“Sesuai dengan hasil keputusan bersama dalam rapat tadi, distributor berjanji dalam waktu satu minggu kedepan akan memberikan pemenuhan kepada pengecer. Tetapi jika hal itu tidak dapat dipenuhi maka kami pemerintah daerah akan memberikan sanksi,” tegasnya.

Tindakan sanksi tersebut, kata Akbar yakni mengurangi kebutuhan wilayah. Misalnya, ada distributor yang sebelumnya memenuhi kebutuhan enam wilayah itu akan dikurangi.

Baca Juga : Hamka Gani Ajak Warga Kampala Bersatu Majukan Desa

Hal ini sangat beresiko tinggi, karena sektor pertanian ini memberikan kontribusi yang besar terhadap pendapatan disektor pertanian, jika gagal maka dapat mempengaruhi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) masyarakat Sinjai.

“Pemerintah daerah selaku distributor resmi tentu akan mengambil langkah tegas dalam menjalankan tugasnya melakukan pengawasan. Kita akan kurangi menjadi dua saja pemenuhan kebutuhannya, empat kita kurangi,” terangnya.

Akbar menambahkan, jika pihak distributor tidak mampu melakukan hal itu (kesepakatan). Maka pemerintah daerah akan mengambil langkah yakni pemutusan kerja dan menunjuk pihak lain yang dianggap bertanggung jawab untuk memberikan pemenuhan kepada kelompok tani.

Baca Juga : Jelang Akhir Tahun, Kepala Daerah di Sulsel Kebut Vaksinasi

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sinjai, Sitti Marwatiah mengatakan bahwa pihaknya juga akan turun langsung melakukan pengawasan ditingkat bawah. Apalagi, menurutnya pupuk ini tidak langkah.

“Pupuk sebenarnya tidak langkah, hanya saja penyalurannya yang sedikit bermasalah,” ungkapnya.

Penulis: Andi Irfan Arjuna
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....
Hukum02 November 2026 16:07
Polda Sulsel Larang Personel dan Pegawai Isap Vape Cegah Penyalahgunaan Narkotika
SULSELSATU, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang seluruh personel kepolisian dan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), menggunakan ro...