Logo Sulselsatu

Di Saat Banyak PHK, JBM Bombana Pekerjakan Ribuan Warga Lokal

Asrul
Asrul

Selasa, 19 Mei 2020 14:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BOMBANA – Dunia saat ini tengah menghadapi tsunami resesi ekonomi. Di Amerika sudah 33 juta orang kena PHK. Di China ada 80 juta orang. Eropa sendiri pusing dengan 60 juta pekerja terancam PHK.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama (Dirut) PT JBM Bombana, Arief menanggapi realitas dunia usaha yang bakal menghadang perekonomian di masa sekarang.

“Badai Corona ini membuat Amerika harus berhutang 46 ribu triliun rupiah. Sebagian besar hutang bukan untuk menghadapi Corona, tapi untuk menyelamatkan keuangan perusahaan-perusahaan yang mulai rontok bersamaan” ujar Arief, Senin (18/5/2020)

Baca Juga : Kinerja Perbankan Solid, Topang Ekonomi Sulsel yang Tumbuh 6,88 Persen

Menurut Arief, Eropa sendiri menggalang dana hampir Rp2 ribu Triliun, untuk menyelamatkan ekonomi mereka.

“Jadi jangan anggap remeh resesi ekonomi kali ini. Karena seperti kita pernah obrolkan dulu, virus membunuh beberapa orang tetapi resesi ekonomi bisa menghancurkan sebuah negara”, ujarnya.

“Inilah masa-masa menakutkan bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Produksi berhenti, ekonomi hancur, orang ketakutan. Dan dampak besarnya adalah jutaan orang kehilangan pekerjaan”, sambungnya..

Baca Juga : Pantau Dampak Geopolitik, OJK: Stabilitas Perbankan Indonesia Tetap Resilien

Arief menambahkan, para pengusaha di Indonesia bahkan sudah warning, mereka hanya bisa bertahan terakhir di bulan Juni saja.

“Kalau Juni mal-mal masih tutup, kantor-kantor gak boleh kerja maka banyak perusahaan bangkrut. Dan untuk menyelamatkan keuangan banyak perusahaan itu, butuh dana ribuan triliun rupiah. Hancurlah kita”, kata Arief.

Dengan demikian, ujar Arief, hal ini membuat kita paham kenapa Jokowi harus melonggarkan ikatan dari ketakutan terhadap virus Corona ini. Kita tidak bisa hidup dalam ketakutan terus, harus mulai bergerak untuk melancarkan nadi perekonomian kembali

Baca Juga : Suplay Melimpah, BI Proyeksi Industri Pengolahan Nikel di Sulsel Turun pada Triwulan Ketiga 2025

“Itulah kenapa transportasi publik setahap demi setahap dibuka. Juni sekolah-sekolah harus kembali aktivitas. Kantor mulai bergerak, katanya.

“Ya mau tidak mau, kita harus realistis dan menatap ke depan bahwa kita sekarang harus membangun benteng-benteng besar supaya tsunami resesi tidak masuk ke halaman, daripada sibuk mengutuk gempa Corona yang kemarin datang”, tambahnya.

Dengan demikian, Arief mengatakan untuk mengantisipasi ancaman terburuk dari resesi ekonomi nasional maupun lokal di Indonesia, maka para pengusaha harus diberi semangat untuk mampu tetap bertahan.

Baca Juga : Produksi Padi Meningkat, Sumber Utama Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Triwulan Pertama 2025

Inilah yang dilakukan oleh PT. JBM Bombana, di mana semua perusahaan melakukan PHK, JBN justru melakukan rekruitmen tenaga kerja, baik direc maupun on direc.

“Untuk direc baik kebun atau pabrik 1200 orang. Sekarang masih 700 orang on direc untuk tenaga panen dan tanam ada lebih 3.000 tenaga kerja”, ujarnya.

Untuk itu, Arief mengajak semua pihak bisa memberi semangat ke pengusaha agar terus semangat untuk mampu memberi sumbangsih bagi perekonomian dan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga : Kinerja Perbankan Syariah Sulsel Lebih Unggul Dibanding Konvensional, Aset Tumbuh 20,62 Persen

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...