SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penjabat Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf mengikuti pembukaan rapat kordinasi nasional (Rakornas) pengawasan intern pemerintah tahun 2020 via virtual di Rumah Dinasnya, Senin (15/6/20).
Rakornas ini dibuka langsung Presiden Joko Widodo yang didampingi langsung Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Rakornas bertema Kolaborasi dan Sinergi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Pemeriksa Eksternal, dan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam Rangka Pengawasan Percepatan Penanganan Covid-19 dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional itu diikuti seluruh gubernur, wali kota, bupati, kapolda dan panglima.
Baca Juga : Isu Ijazah Palsu Jokowi, Kuasa Hukum: Serangan Politis, Bukan Cari Kebenaran
Rakor ini juga dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Mendagri Tito Karnavian, Menteri BUMN Erick Thohir, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, Ketua KPK Firli Bahuri, dan Kepala BPK Agung Firman Sampurna.
“Ada beberapa sesi. Kita diskusi secara daring. Pertama membahas tentang percepatan penanganan Covid-19 dan bagaimana pemulihan ekonomi nasional,” kata Yusran.
Rakornas ini, kata Yusran, presiden mengingatkan kepada semua peserta agar menata kelola semuanya dengan baik. Terkhusus pemulihan ekonomi secara nasional. Apalagi dibidang kesehatan, negara harus mengendalikan Covid-19 agar tidak menyebar lebih luas lagi.
Baca Juga : Warisan Utang Era Jokowi Dinilai Jadi Biang Efisiensi Anggaran
Sementara itu, pemerintah juga diharapkan tidak luput untuk memperhatikan perkembangan di bidang sosial ekonomi.
Dimana, kata Jokowi, negara harus menjamin kebutuhan warga kurang mampu, warga yang terdampak Covid, sehingga tetap mendapatkan perlindungan dan bantuan sosial.
Karenanya, Yusran kedepannya akan lebih fokus untuk menggerakkan sektor pelaku UKM. “Agar perekonomian bisa berjalan dengan baik. Karena kontribusi pelaku ukm itu jiga cukup besar. Perhatian kita juga pandemi harus kesana juga,” pungkas Yusran.
Baca Juga : Jokowi Sebut Tak Ada yang Berani Kritik Prabowo, Ini Alasannya
Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar