Logo Sulselsatu

Terapkan Protokol Ketat, Reses Vonny Ameliani Dipuji Warga di Jeneponto

Asrul
Asrul

Minggu, 21 Juni 2020 08:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Anggota DPRD Sulsel dari Partai Gerindra Vonny Ameliani menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat reses di dapilnya pekan ini. Vonny pun mengaku bangga karena masyarakat lebih tertib dalam diskusi dan memberikan aspirasi.

Vonny mengaku reses kali itu sangat menantang dan berkesan bagi dirinya. “Kami bangga masyarakat sudah peduli kesehatan. Sangat tertib dengan aturan kesehatan saat reses kali ini,” kata Vonny, Sabtu (20/6/2020).

Selain masa Covid-19, reses dilakukan saat bencana banjir dan cuaca buruk. Sehingga bagi legislator yang sedang hamil tersebut memiliki kesan dan tantangan sendiri.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat

Di lokasi reses, warga yang hadir harus memakai masker dan duduk berjarak. Telah disediakan tempat cuci tangan.

“Bukan halangan yah tapi demi kesehatan bersama. Sebelum masuk lokasi kegiatan, diukur suhu tubuhnya oleh petugas kesehatan,” beber istri bacalon Bupati Bulukumba, Isradi F Syafruddin itu.

Vonny juga tak lupa mengingatkan warga untuk selalu menjaga kebersihan saat pulang ke rumah.

Baca Juga : Reses Ketua DPRD Sulsel Cicu di Pasar Terong, Warga Minta Solusi Banjir dan Pengaman Kanal

“Melalui forum ini juga penting smengingatkan selalu menjaga kesehatan, jaga kebersihan saat atau pulang dari sini,” ujar Vonny.

Terkait reses, dia menyimpulkan aspirasi yang disampaikan seputar bantuan pupuk, bantuan bibit, alat alat pertanian, jalan tani dan pelatihan-pelatihan yang bermanfaat untuk masyarakat atau pemuda.

“Terkait hasilnya (reses), masyarakat mengeluhkan persoalan pupuk yang langka. Masyarakat juga banyak mengaku susah mendapatkan bantuan pertanian, sebagian butuh pelatihan keterampilan terutama pemuda,” kata Vonny. Dia pun segera menindaklanjuti hasil reses di Jeneponto itu.

Baca Juga : Andre Prasetyo Tanta Janji Kawal Aspirasi Warga Mangkura soal Posyandu dan Trotoar

“Segera kita tindaklanjuti melalui mekanisme DPRD,” tutupnya. Reses di Jeneponto tersebut digelar selama 8 hari. Seperti Desa Bontomanai Bangkala, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Desa Bululoe Kec Turatea dan Desa Bontojai Tamalatea.

Penulis: Dedi

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...
Ekonomi07 Agustus 2026 20:37
BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Sinergi, Dorong Digitalisasi Layanan Haji dan Ekonomi Syariah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkuat kolaborasi strategis untuk mengemb...