Logo Sulselsatu

Ingin Jadi Contoh, Unhas Bakal Rapid Test Seluruh Dosen

Asrul
Asrul

Kamis, 25 Juni 2020 18:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin kembali menerima ribuan alat kesehatan penanganan Covid-19 dari Gugus Tugas Provinsi Sulawesi Selatan.

Penyerahan alat kesehatan penanganan Covid-19 tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah kepada Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, di rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar.

Alat kesehatan tersebut berupa masker non-medis 3.000 buah, APD UEA 2.500 buah, masker N95 100, Googless 1.000 buah dan alat rapid test 4.000 unit.

Baca Juga : Pegadaian Kanwil VI Beri Beasiswa untuk 11 Mahasiswa Unhas

Rektor Unhas, Prof Dwia Aries, menyampaikan terima kasih atas komitmen bersama Pemerintah Provinsi untuk melakukan proses percepatan penurunan angka penularan Covid-19 di Makassar.

“Bantuan ini akan kami manfaatkan dengan baik. Terutama 4.000 alat rapid test tersebut akan kami gunakan untuk kembali melakukan test kepada para dosen di Unhas. Ini menjadi wujud sinergi yang sudah kita bangun bersama pemerintah. Kami harap, dengan kolaborasi tersebut membantu upaya pemerintah dalam menekan laju penyebaran Covid-19,” jelas Prof Dwia.

Sebelumnya Unhas telah melakukan test massal kepada para pegawai dan tenaga kependidikan. Unhas berencana untuk melanjutkan test kepada para dosen. Selain sebagai upaya pencegahan, tes juga sebagai langkah edukasi kepada masyarakat luas yang menolak rapid test.

Baca Juga : Tim Pengabdian Unhas Edukasi UMKM Perempuan Minasa Upa Pemasaran Berbasis AI

“Kita ingin memberikan contoh ke masyarakat bahwa rapid bukan hal yang harus ditolak. Positif itu bukan aib, justru kita menjadi pahlawan karena telah melindungi orang-orang disekitar kita. Makanya kemarin kita lakukan rapid kepada 2.000 pegawai secara massif, kita ingin menunjukkan bahwa ayo kita sterilkan. Kalau kita mau memutuskan mata rantai, kita bersihkan institusi terdekat atau lingkungan sekitar kita,” sambung Prof Dwia.

Lebih lanjut, menurut Prof Dwia rapid test untuk para dosen di Unhas menjadi bentuk kesiapan Unhas menerima calon mahasiswa baru. Apalagi dalam waktu dekat akan diselenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang mana para panitia yang terlibat didominasi oleh para dosen.

“Momen baik juga, rencananya 5 -13 Juli akan berlangsung UTBK. Panitianya para dosen, kasihan jika para peserta yang dalam keadaan sehat tersebut harus tertular jika diantara panitia ada yang terindikasi positif. Jika terdeteksi dini kita bisa melakukan upaya pencegahan,” ungkap Prof Dwia.

Baca Juga : LPS Gandeng Unhas Perkuat Literasi Keuangan dan Kompetensi Generasi Muda di Makassar

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD15 September 2026 20:27
Andi Tenri Uji Desak PDAM Makassar Perkuat Layanan di Tengah Kemarau Panjang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar Andi Tenri Uji menyoroti persoalan ketersediaan air bersih yang dihadapi masyarakat di tengah k...
News15 September 2026 20:25
Kamrussamad Siap Perkuat Sinergi DPR dengan Menkeu Baru Suahasil Nazara
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPR RI Komisi XI Kamrussamad menyampaikan harapan terhadap kepemimpinan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuan...
Video15 September 2026 19:56
VIDEO: Pidato Singkat Purbaya Saat Sertijab
SULSELSATU.com – Momen Menteri Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pidato terakhir dalam acara serah terima jabatan. Serah terima jabatan kepada S...
Opini15 September 2026 19:51
Ketika Dokumen Lama Berbicara tentang Tanah Tanjung Bunga
Sengketa tanah sering kali dipandang sebagai pertarungan mengenai siapa yang memiliki sertifikat, siapa yang menguasai secara fisik, atau siapa yang ...