Logo Sulselsatu

Harifin Tumpa Usulkan Panggilan “Yang Mulia” ke Hakim Tak Digunakan Lagi

Asrul
Asrul

Jumat, 26 Juni 2020 21:50

Ilustrasi. (Int)
Ilustrasi. (Int)

SULSELSATU.com – Ketua Mahkamah Agung (MA) 2009-2012, Harifin Tumpa, meminta masyarakat tidak lagi memanggil para hakim/hakim agung dengan panggilan ‘Yang Mulia’.

Permintaan ini juga ditandatangani anggota Kerukunan Keluarga Purnabakti Hakim Agung (KKPHA) dan Persatuan Hakim Indonesia (Perpahi).

“Berdasarkan penelitian yang kami lakukan, tidak diketemukan dasar hukum berupa peraturan perundang-undangan yang mewajibkan seorang saksi, tersangka, jaksa atau pengacara untuk memanggil hakim dengan sebutan ‘Yang Mulia’ dalam persidangan,” ujar Harifin, dikutip Detikcom, Jumat (26/6/2020).

Baca Juga : Truk Langgar Jam Operasional di Gowa, Pemotor Jadi Korban hingga Kaki Hancur

Harifin menjelaskan sikap ini disebabkan, dalam masyarakat dan media sosial, sudah ramai dibicarakan adanya instruksi untuk menyebut hakim dengan sebutan ‘Yang Mulia’. Sedangkan predikat ‘Yang Mulia’ bagi hakim dianggap tidak mencerminkan antara kenyataan dan perbuatan yang mereka lakukan.

“Atau seperti kata pepatah ‘jauh panggang dari api’. Sehingga menimbulkan berbagai pembahasan yang bersifat sindiran yang sebenarnya tidak layak diterapkan kepada rekan-rekan hakim kita,” papar Harifin.

“Bahkan para hakim yunior kita juga sering kali memanggil para purnawirawan hakim agung dengan ‘Yang Mulia’ yang membuat kita merasa tidak enak dan risih, karena sebenarnya sudah tidak tepat dan pantas lagi, karena kami semua sudah purnabakti,” sambung Harifin yang purnabakti pada 2012.

Baca Juga : Momen Wartawan Cecar GM Pertamina soal Kelangkaan BBM di Makassar

Permintaan itu sudah dituliskan dalam surat dan dikirimkan ke Ketua MA Syarifuddin. Keluarga Purnabakti hakim Agung (KKPHA) dan Persatuan Hakim Indonesia (Perpahi) meminta agar hakim cukup dipanggil ‘Yang Terhormat Bapak/Ibu Hakim’.

“Terlepas dari pertimbangan Pimpinan Mahkamah Agung RI, sebutan/sapaan bagi para hakim seperti halnya sebutan bagi Bapak Presiden dan Para Menteri dengan sebutan ‘Yang Terhormat Bapak/Ibu Hakim’,” pungkas Harifin.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...