iklan Kareba Parlementa

Opini: Melindungi Kesehatan Anak di Masa Pandemi Covid-19

Iklan Humas SulSel

Penulis: Isna Muflichatul Fadhilah (ASN di BPS Kabupaten Jeneponto)

“Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. Demikian tema yang diserukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dalam peringatan Hari Anak Nasional 2020 yang jatuh pada tanggal 23 Juli. KPPPA menegaskan bahwa anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang memerlukan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan sosial secara utuh. Masa depan bangsa berada di tangan anak saat ini. Semakin baik kualitas anak saat ini maka semakin baik pula kehidupan masa depan bangsa.

Berdasarkan Hasil Proyeksi Penduduk Indonesia Tahun 2019 oleh Badan Pusat Statistik (BPS), 79,47 juta jiwa penduduk di Indonesia adalah anak-anak atau sekitar 29,77% dari total populasi. Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Namun demikian, upaya pemenuhan dan perlindungan hak anak dalam masa pandemi Covid-19 menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya berimplikasi pada pelaksanaan berbagai kebijakan program penanganan dan pencegahan Covid-19 oleh kementerian/lembaga/pemerintah daerah yang belum sepenuhnya dapat dilakukan secara optimal dan berpihak pada kepentingan terbaik anak.

Hingga pertengahan Juli 2020, angka positif Covid-19 didominasi oleh kelompok usia dewasa, di mana jumlah anak tercatat hanya 8,1 persen dari jumlah angka keseluruhan positif Covid-19. Namun demikian, dampak dari wabah ini amat dirasakan anak-anak sebagai salah satu kelompok yang rentan. Selain nasib anak yang positif menderita Covid-19, nasib anak yang harus dipisahkan dari orang tuanya yang menjalani proses isolasi setelah dinyatakan sebagai penderita Covid-19 juga perlu mendapatkan perhatian.

Selama masa pandemi Covid-19, kesehatan menjadi hal yang penting untuk diprioritaskan, termasuk dalam hal pemenuhan kebutuhan gizi anak. UNICEF berpendapat, bahkan sebelum pandemi, Indonesia menghadapi tiga beban malnutrisi, yaitu kurang gizi, kelaparan tersembunyi yang disebabkan oleh kurangnya mikronutrien yang esensial, dan kelebihan berat badan yang kemungkinan akan memburuk jika keluarga kehilangan pendapatan dan memiliki akses terbatas ke makanan sehat. Pandemi Covid-19 diperkirakan akan meningkatkan kekurangan gizi ibu dan anak secara signifikan dan kekurangan mikronutrien, yang dapat mengakibatkan peningkatan stunting pada anak dan obesitas karena asupan makanan olahan tinggi gula, garam, dan lemak. Pandemi juga dapat mengganggu banyak layanan gizi, termasuk program deteksi dini dan pengobatan anak-anak yang kurang gizi.

Pentingnya Menjaga Imunitas Anak

Pandemi Covid-19 juga menurunkan cakupan imunisasi dasar lengkap bagi anak-anak Indonesia. Jika tidak diantisipasi, rendahnya cakupan imunisasi bisa menimbulkan bencana penyakit baru, seperti campak, difteri, dan tuberkulosis yang lebih besar pada masa mendatang. Hasil survei yang dilakukan Kementerian Kesehatan dan UNICEF terhadap lebih dari 5.300 fasilitas kesehatan di Indonesia pada bulan April 2020 menunjukkan bahwa hampir 84% responden menyatakan layanan imunisasi mengalami gangguan signifikan akibat wabah Covid-19. Ada banyak Puskesmas yang tetap memberikan layanan imunisasi selama pandemi Covid-19, tetapi banyak juga yang mengalami gangguan atau bahkan menghentikan layanan imunisasi sepenuhnya.

Dengan adanya pandemi, target cakupan imunisasi dasar lengkap semakin berat. Adanya stigma para orang tua yang khawatir anak mereka akan tertular Covid-19 jika pergi ke tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan menjadi faktor pendorong terhambatnya imunisasi. Ada juga mispersepsi bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah kota dan kampanye #dirumahaja seakan menjadi larangan orang tua untuk membawa anak mereka menjalani imunisasi.

Pada saat seperti inilah peran keluarga, terutama orang tua sangat penting bagi perlindungan kesehatan anak di masa pandemi. Protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan dengan baik demi mencegah meluasnya penularan Covid-19. Pemerintah juga diharapkan perlu menyusun tatanan kehidupan normal baru atau “new normal” sesuai dengan kebutuhan dasar tumbuh kembang anak karena hal tersebut akan menentukan kualitas generasi bangsa Indonesia di masa depan.

Iklan PDAM
...

Populer

VIDEO: Inalillahi, Pasar Tradisional Karisa Jeneponto Terbakar

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Pasar Tradisional Karisa Jeneponto di Jl. Pahlawan, Kelurahan Empoang, terbakar. Dari pantauan sulselsatu.com, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.20 Wita, Kamis malam (24/9/2020). Video...

OPINI: Tantangan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Triliana s. Utina (Mahasiswa Universitas Gorontalo) Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat menjadi...

Pasar Tradisional Karisa Jeneponto Terbakar

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Pasar Tradisional Karisa Jeneponto di Jl. Pahlawan, Kelurahan Empoang, terbakar. Dari pantauan sulselsatu.com, kebakaran terjadi sekitar pukul 22.20 Wita, Kamis malam (24/9/2020). Hingga...

Bupati Jeneponto “Menangis”, Isi Pasar Karisa Tinggal Puing-Puing

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Bupati Jeneponto Iksan Iskandar yang sementara menjalani isolasi mandiri akibat positif Covid-19 di Rujab, sedih hingga meneteskan air mata saat mengetahui...

Jayadi Nas, Iqbal Suhaeb, Aslam Patonangi Ditunjuk Jadi Pjs Bupati

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah, mengaku akan mengukuhkan Penjabat sementara (Pjs) Bupati untuk mengisi kekosongan kepala daerah yang kembali maju...

6 Kerajaan Tertua di Indonesia

SULSELSATU.com - Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak kerajaan pada jaman dahulu. Kerajaan-kerajaan tersebut pernah jaya pada masanya dan kini kita hanya bisa...

Ujian SKB CPNS Parepare Selesai, 5 Peserta Gugur

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019 Pemkot Parepare di BKN Kantor Regional IV Makassar, selesai. Selama...

Polres Jeneponto Ungkap Motif Tewasnya Pemuda Asal Bantaeng

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Pihak kepolisian Polres Jeneponto berhasil mengungkap motif tewasnya Rendy Sacada (23) pemuda asal Jl, Raya Lanto nomor 21, Tappanjeng, Kabupaten Bantaeng...

Tanpa Gejala, Menag Fachrul Razi Positif Covid-19

SULSELSATU.com - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi terkonfirmasi positif corona. Saat...

Artikel Lainnya

Dianggap Meresahkan, Oknum Polisi Tewas Dikeroyok Warga

JAKARTA - Seorang polisi di Kecamatan Seputih Banya, Kabupaten Lampung Tengah,...

Tatap Pilwali Makassar, Busrah Abdullah Temui Gubernur

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Busrah Abdullah menemui sejumlah tokoh termasuk Gubernur Sulsel...

NA Klaim Hanya Sulsel yang Beri Fasilitas Hotel Bagi Narapidana

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, tingkat kesembuhan pasien...

Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik Gubernur, Jumras Tetap Pegawai Pemprov

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Eks kepala Biro Pembangunan Sulsel, Jumras ditetapkan tersangka...

PHRI Sebut Okupansi Hotel Drop Imbas Corona

JAKARTA - Okupansi hotel di Indonesia drop menyusul kekhawatiran virus corona....

Terkini

Ditemui Anir, Petani Keluhkan Akses Jalan Tertutupi Timbunan Proyek Rel Kereta Api

SULSELSATU.com, PANGKEP - Warga Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, mengeluh ke calon...

Selesai Isolasi Mandiri, Bupati Jeneponto Dinyatakan Bebas Covid-19

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Usai menjalani Isolasi mandiri selama 14 hari, Bupati...

Askar-Pipink Siapkan Tunjangan Tambahan untuk Nakes, Praktisi: Keberpihakannya Jelas

SULSELSATU.com, BULUKUMBA - Dukungan kepada pasangan calon Bupati dan wakil Bupati...

Ini Jagoan NasDem di Pilkada Sulsel, Catat Nomor Urutnya

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Tahapan nomor urut pasangan calon pada Pilkada Serentak...

Abdillah Cs Kirim Surat ke Airlangga Hartarto, Minta Dimediasi dengan TP

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kisruh di Partai Golkar Sulsel masih terus memanas,...