Logo Sulselsatu

Ketua Dekranasda Makassar Gerakkan Ekonomi Lokal di Tengah Pandemi

Asrul
Asrul

Rabu, 12 Agustus 2020 23:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kota Makassar, Rossy Timur mengunjungi Rumah Kreatif Birma atau Birma Rindu Kraf, Rabu (12/8/2020).

Kunjungannya untuk mendorong industri kerajinan kembali menggeliat di masa pandemi Covid – 19. Ia sangat antusias saat melihat beragam hasil kerajinan tangan yang diolah dari bahan daur ulang.

Sekilas, hasil kerajinan yang dipajang di rak ataupun etalase seperti terbuat dari tembaga, namun saat disentuh barulah diketahui jika kerajinan tangan itu terbuat dari plastik, dan kardus bekas yang diolah menjadi barang bernilai ekonomis.

Baca Juga : BRI Umumkan Pemenang CreatorFest 2024, Dorong Kreativitas dan Inovasi Masyarakat Indonesia

“Dekranasda mitra pemerintah dalam memajukan industri kerajinan. Kunjungan ini kami harapkan dapat memotivasi teman – teman pengrajin terus berkarya meski di masa pandemi,” harapnya.

Rumah Kreatif Birma membina 25 pengrajin yang memiliki keterampilan spesisfik. Beberapa pengrajin terampil mengolah bahan dari plastik dan kardus bekas menjadi vas bunga, miniatur mobil, sepeda motor, robot, sepeda, dan tanaman bonsai. Beberapa lainnya terampil membuat kostum karnaval.

“Masa pandemi mengajarkan kita untuk lebih kreatif dalam memasarkan hasil kerajinan. Tantangan pengrajin saat ini bukan hanya pada pasokan bahan baku, namun juga target pasar yang dituju. Di sinilah peran Dekranasda, dan pemerintah untuk hadir memberikan solusi,” lanjutnya.

Baca Juga : Jadi Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar, BRI Diapresiasi Oleh Negara

Pengrajin di Rumah Kreatif Birma biasanya mengerjakan kerajinan tangan di rumah masing – masing, selain di rumah kreatif. Lama pengerjaan tergantung pada detail, dan tingkat kesulitannya.

Umumnya hasil kerajinan tangan dipasarkan melalui pameran (sebelum pandemi Covid – 19) atau dipesan langsung oleh pembeli. Harganya bervariasi, berkisar pada ratusan ribu rupiah. Rossy berharap industri kerajinan ini dapat bertahan melewati masa pandemi Covid – 19 dengan adaptasi kebiasaan baru tidak hanya di sisi kesehatan namun juga di sisi ekonomi dengan dukungan Dekranasda, dan pemerintah.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....
Hukum02 November 2026 16:07
Polda Sulsel Larang Personel dan Pegawai Isap Vape Cegah Penyalahgunaan Narkotika
SULSELSATU, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang seluruh personel kepolisian dan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), menggunakan ro...